Mengapa Pemain Bola di Piala Dunia 2022 Kerap Kunyah Permen Karet?

Mengapa Pemain Bola di Piala Dunia 2022 Kerap Kunyah Permen Karet?

Novia Aisyah - detikEdu
Sabtu, 03 Des 2022 20:00 WIB
alasan jangan kunyah permen karet
Foto: iStock/ Ilustrasi Mengapa Pemain Bola di Piala Dunia 2022 Kerap Kunyah Permen Karet?
Jakarta -

Apakah detikers pernah melihat pemain bola mengunyah permen karet saat berlaga? Contohnya dilakukan oleh Cristiano Ronaldo pada saat Portugal melawan Ghana dalam Piala Dunia 2022, sebagaimana dilaporkan oleh The Athletic.

Kenapa sih, ada banyak pemain bola atau pemain basket profesional mengunyah permen karet saat bertanding?

Meningkatkan Konsentrasi sampai Meredakan Stres

Penelitian mengenai kaitan antara mengunyah permen karet dan fungsi otak sudah pernah beberapa kali dilakukan. Salah satunya ditulis oleh Andrew P Allen dan Andrew P Smith dalam riset berjudul "Chewing Gum: Cognitive Performance, Mood, Well-Being, and Associated Physiology".

Saat mengunyah sesuatu, reseptor dalam mulut yang bertugas menerima rasa dan tekanan dari pergerakan rahang, akan mengirimkan sinyal ke otak. Aktivitas otak ini kemudian membuat pikiran kita lebih waspada, sehingga konsentrasi pun meningkat.

Peningkatan aktivitas dalam otak pun berarti ada lebih banyak energi untuk memproses metabolisme mental. Oleh sebab itu, aliran darah ke otak akan meningkat saat seseorang mengunyah sesuatu.

Semakin banyak darah yang dibutuhkan oleh otak, maka jantung akan berdetak lebih cepat dan menyuplai apa yang dibutuhkan.

Pada intinya, aktivitas mengunyah akan mengaktifkan reseptor di gusi kita untuk mengirimkan informasi ke otak. Peningkatan detak jantung juga menyebabkan otot-otot menerima lebih banyak darah.

Sebagaimana dijelaskan dalam Science ABC, pada titik tertentu, mengunyah permen karet yang lebih keras bahkan akan meningkatkan fokus lebih baik daripada permen karet yang lebih lembek. Selain itu, permen karet yang memiliki rasa juga lebih baik untuk fungsi kognitif, sebab mereka mengaktifkan reseptor di mulut lebih banyak.

Itulah alasan kenapa banyak pemain bola atau pemain basket profesional mengunyah permen karet. Kebiasaan ini membuat mereka mampu berpikir, bergerak, dan melakukan refleks lebih cepat.

Mengunyah permen karet juga dapat menurunkan stres dan kecemasan. Artinya, kebiasaan ini bisa meningkatkan fokus.

Aktivitas otak yang didorong oleh kegiatan mengunyah permen karet terjadi di bagian prefrontal korteks. Setelah wilayah ini terstimulasi, maka neuron serotonergik pun akan aktif. Neuron semacam ini akan melepaskan serotonin, yakni neurotransmitter yang membuat pikiran tenang.

Jadi sudah tahu kan kenapa pemain bola di Piala Dunia 2022 menguyah permen karet? Kalian mau mencoba?



Simak Video "Erick Thohir: Perlu Nyali untuk Bersih-bersih Sepakbola Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia