Ternyata Ini Alasan Permen Karet Dilarang Ditelan, Siswa Sudah Tahu?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 29 Des 2021 14:00 WIB
Girl blowing bubble gum
Foto: Getty Images/Ilustrasi Makan Permen Karet
Jakarta -

Pernahkah kamu makan permen karet dan orang tua suka mewanti-wanti agar permen yang dikunyah jangan sampai tertelan? Nah ternyata hal itu ada alasannya, lho.

Permen karet memang banyak digemari oleh setiap kalangan baik anak kecil hingga dewasa. Terlebih bagi anak-anak yang menyukai rasa-rasa dalam makanan.

Lantas apakah permen karet boleh ditelan?

Seperti yang diketahui saat kita makan, tubuh sudah mulai mencerna makanan tersebut melalui proses mekanis dalam mulut yaitu mengunyah.

Kemudian, kandungan nutrisi dalam makanan tersebut akan dipecah dengan bantuan protein dan enzim pencernaan.

Setelah itu, sisa makanan yang tidak dapat terserap tubuh akan diubah asam dalam organ lambung menjadi bubur, sehingga sisa makanan tersebut dapat melewati usus dan akhirnya dibuang melalui anus.

Namun, proses tersebut akan susah jika makanan susah diserap dan diubah dalam pencernaan seperti permen karet, karena bisa membutuhkan waktu yang lama.

Permen Karet Terbuat dari Karet Sintesis

Melansir akun instagram Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar), permen karet terbuat dari karet sintetis yang disebut karet butil. Karet sintetis maupun getah karet alam tidak bisa dicerna oleh tubuh.

Misal ketika kamu mengunyah permen karet, akan terjadi proses di mana enzim dalam air liur memecah karbohidrat dan minyak yang terkandung di dalamnya.

Namun proses itu tidak berjalan dengan lancar karena kandungan karet pada permen karet kebal terhadap enzim ini, sehingga permen karet tidak akan terpecah. Bahkan, asam lambung pun tidak bisa memecah dan mencerna karet ini.

Jika tertelan, permen karet bisa menempel di perut atau usus. Hal itu akan membutuhkan waktu lama untuk melewati sistem pencernaan.

Bagaimana Cara Mengatasi Permen Karet yang Tertelan?

Sebenarnya, jika hanya sedikit, permen karet yang tertelan tidak terlalu berbahaya. Tapi, bagi anak-anak yang diameter ususnya masih kecil akan menyebabkan tersumbatnya sistem pencernaan.

Untuk mengatasi apabila permen karet sudah telanjur ditelan, maka bisa dilakukan dengan memuntahkan kembali permen karet atau minum banyak air putih.

Selain itu, sejak dini anak juga harus diberi pemahaman untuk tidak menelan permen karet. Orang tua juga harus memperhatikan baik-baik agar anak tidak terlalu sering memakan permen karet karena bisa merusak gigi. Terutama permen karet yang mengandung banyak bahan gula.



Simak Video "KuTips: Tutorial Bikin Es Permen Gulali Jadul Check! "
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia