Mengapa Ada Lagu Top dan Tidak? Psikolog Ungkap Rahasianya

Mengapa Ada Lagu Top dan Tidak? Psikolog Ungkap Rahasianya

Nikita Rosa - detikEdu
Minggu, 13 Nov 2022 09:00 WIB
not balok.
Galeri detikEdu: Mengapa Ada Lagu Top dan Tidak? (Foto: Ri Butov/Pixabay)
Jakarta -

Beberapa lagu berhasil masuk dalam tangga peringkat terpopuler sementara yang lain gagal. Detikers, kira kira apa yang menyebabkan lagu-lagu menjadi 'top'?

Dalam penelitian terbaru, para psikolog mengungkapkan rahasia di balik lagu-lagu yang berhasil digandrungi masyarakat.

Salah satu peneliti dalam studi tersebut, dosen psikologi James Cook University Australia, Dr. Amanda Krause mengungkapkan beberapa penelitian menunjukkan suatu konsep atau objek lebih populer ketika lebih mudah untuk diproses.

"Misalnya, kami tahu bahwa instruksi yang ditulis dengan font yang lebih mudah dibaca membuat orang merasa lebih mampu melakukan instruksi ini," tuturnya dalam situs Science X Daily dikutip Sabtu(12/11/2022).

"Demikian pula, ada penelitian yang menyarankan label botol anggur dengan gambar lebih mudah daripada label dengan teks saja dan juga terkait dengan niat beli yang lebih tinggi dan kualitas produk yang dirasakan," sambungnya.

Lirik Lagu Top Lebih Mudah Dipahami

Para peneliti menerapkan pengukuran kemudahan atau kefasihan memproses informasi lirik pada 270 lagu yang masuk peringkat lima teratas di tangga lagu Inggris tahun 1999 hingga 2014.

Kefasihan pemrosesan informasi lirik lagu-lagu tersebut yang berupa mudah tidaknya dipahami, kehadiran rima, kompleksitas, dan popularitas dinilai selama berada dalam puncak tangga lagu populer dan durasinya.

"Kami menemukan faktor yang berkaitan dengan kelancaran pemrosesan lirik yang memprediksi popularitas puncak tetapi bukan durasinya di chart," kata Dr. Krause.

Menurutnya, komponen saturasi rima (rhyme saturation) dan keterbacaan atau mudah tidaknya lirik dipahami (basic lyric readability properties) berperan penting dalam kelancaran pemrosesan informasi.

"Lagu dengan lirik yang lebih tinggi dalam Rhyme Saturation [sejauh mana rima muncul dalam lagu] dan Basic Lyric Readability Properties mencapai puncak yang lebih tinggi di tangga lagu," ungkapnya.

Lagu dengan Lirik Berulang Cepat Merosot dari Popularitas

Dr. Krause mengatakan lirik yang lebih mudah untuk diproses tidak terkait dengan durasi ngetopnya lagu tersebut. Apabila lirik berulang, ia bisa menempati tangga lagu dengan waktu yang lebih singkat.

"Hasil yang berbeda mengenai popularitas puncak versus durasi menunjukkan bahwa keterbacaan lirik dan saturasi rima yang lebih tinggi terkait dengan popularitas jangka pendek daripada popularitas yang lebih lama," ungkapnya.

"Sangat menarik untuk berspekulasi bahwa ini mungkin muncul karena lirik yang sederhana menyebabkan lagu-lagu tersebut cepat dianggap membosankan atau berulang, sehingga meskipun liriknya cepat dipahami, mereka juga cepat kehilangan tingkat popularitasnya yang tinggi," sambungnya.

Bagaimana detikers, apakah lagu favoritmu masuk dalam daftar lagu ngetop?



Simak Video "Heboh Lagu .Feast Dipakai NasDem Tanpa Izin"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia