9 Tragedi Kelam dalam Sejarah Sepak Bola, Salah Satunya Kanjuruhan Malang

9 Tragedi Kelam dalam Sejarah Sepak Bola, Salah Satunya Kanjuruhan Malang

Anisa Rizki - detikEdu
Senin, 03 Okt 2022 09:30 WIB
Soccer fans enter the pitch during a clash between supporters at Kanjuruhan Stadium in Malang, East Java, Indonesia, Saturday, Oct. 1, 2022. Panic following police actions left over 100 dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Yudha Prabowo)
Foto: AP/Yudha Prabowo/tragedi kanjuruhan
Jakarta -

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai Laga Arema FC Vs Persebaya merenggut ratusan korban jiwa. Hingga saat ini, jumlah korban tewas kian bertambah.

Mengutip dari detikNews pada Minggu (2/10/2022), kerusuhan terjadi setelah pertandingan usai. Pendukung Arema yang merasa tidak puas lantas turun ke lapangan. Kala itu, Polisi memberikan himbauan untuk tidak masuk lapangan.

Saat kericuhan terjadi, aparat lantas menembakkan gas air mata. Akibatnya para suporter berhamburan keluar secara bersamaan sambil berdesak-desakkan hingga akhirnya banyak di antara mereka yang mengalami sesak napas hingga berujung kematian.

Menilik kembali sejarah sepak bola, ternyata ada tragedi selain Kanjuruhan Malang yang merenggut korban jiwa.

Dilansir dari penelusursan detikcom, BBC, dan ABC, berikut daftar tragedi kelam dalam sejarah sepak bola.

9 Tragedi Kelam dalam Sejarah Sepak Bola:

1. Tragedi Hillsborough

Merangkum berita detikSport, sebanyak 96 nyawa melayang di Stadion Hillsborough, Sheffield, Inggris, pada 15 April 1989.

Kala itu, para suporter tewas terhimpit di pertandingan Liverpool vs Nottingham Forest. Menjelang kickoff, suporter Liverpool dengan jumlah besar berdesak-desakan di tribun.

Sebagai langkah preventif, pihak keamanan stadion membuka gerbang untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Namun, suporter yang tak mendapat tiket di luar stadion justru malah memaksa masuk bersamaan dengan suporter dari dalam stadion.

2. Kebakaran di Stadion Valley Parade, Bradford

Pada Mei 1985 di Stadion Valley Parade, Bradford, Inggris, terjadi kebakaran yang merenggut 56 nyawa suporter. Api muncul lantaran seorang penonton membuang puntung rokok ke celah belakang kursi yang terdapat tumpukan sampah.

Mengutip dari BBC, lebih dari 250 orang lainnya terluka. Tragedi disebut jadi yang terbesar dan terparah di lapangan sepak bola Inggris.

3. Puerta 12

Puerta 12 merupakan satu kejadian kelam pada 23 Juni 1968 yang menewaskan 71 penggemar Boca Juniors. Adapun 150 orang lainnya luka-luka akibat kerusuhan yang terjadi antara pendukung Boca dan River di sektor 12, Stadion El Monumental.

4. Tragedi Stadion Port Said

Pada 1 Februari 2012, sebanyak 79 suporter tewas dalam insiden laga Al Masry dan Al Ahly di Stadion Port Said. Ribuan suporter Al Masry menyerang tribun suporter Al Ahly serta para pemain klub.

Yang lebih mengerikan, mereka menggunakan senjata seperti pisau, tongkat, botol, kembang api, dan bahkan pedang sekalipun.

5. Tragedi Kanjuruhan Malang

Kerusuhan yang terjadi di Kanjuruhan Malang termasuk ke dalam tragedi kelam dalam sejarah sepak bola. Dalam laporan terakhir detikNews, per Minggu (2/10) Siang, jumlah korban tewas mencapai 174 orang.

6. Tragedi Heysel

Tragedi Heysel terjadi pada 29 Mei 1985 dalam laga final Piala Champions antara Liverpool Vs Juventu. Kala itu, dinding stadion roboh setelah tribun suporter Juventus ditekan oleh suporter Liverpool, akibatnya 39 orang tewas dalam insiden tersebut.

7. Tragedi Berdarah di Ellis Park

Pada tanggal 11 April 2001 sebuah tragedi berdarah terjadi di Stadion Ellis Park yang berada di kota Johannesburg.

Di hari itu dilangsungkan laga derby Soweto yang merupakan derby terbesar di Afrika Selatan yaitu, Kaizer Chiefs menjamu Orlando Pirates, yang mengakibatkan 43 orang meninggal dunia dan 158 lainnya luka-luka.

8. Insiden Stadion Olahraga Accra

Sebanyak 126 orang meninggal dan 70 ribu lainnya luka-luka akibat insiden yang terjadi pada 9 Mei 2001. Dalam laga Hearts of Oak Vs Asante Kotoko di Accra Sports Stadium, pihak kepolisian melepas selusin tabung gas air mata dan menuai kritik dari berbagai pihak.

9. Tragedi Stadion Peru

Yang terakhir adalah kejadian di Stadion Nasional, Lima, Peru. Pada 24 Mei 1964, terdapat laga antara Peru Vs Argentina. Kerusuhan terjadi setelah wasit menganulir gol Peru yang mengakibatkan 318 suporter tewas dan 500 lainnya mengalami luka berat.

Dalam ABC News disebutkan setelah wasit menganulir gol beberapa menit sebelum pertandingan berakhir, para suporter protes dan berubah menjadi rusuh. Terlebih ketika Argentina memenangkan pertandingan.

Itulah sejumlah tragedi kelam dalam sejarah sepak bola, termasuk kericuhan di Stadion Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa.



Simak Video "Survei Siapa Paling Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan: Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia