Multitasking dapat Turunkan Skor IQ, Benarkah?

Multitasking dapat Turunkan Skor IQ, Benarkah?

Anisa Rizki - detikEdu
Senin, 05 Sep 2022 20:00 WIB
ilustrasi multitasking
Ilustrasi multitasking. Foto: thinkstock
Jakarta -

Kemampuan multitasking kerap dijadikan suatu kebanggaan, terlebih ketika kegiatan tersebut dapat mempercepat pekerjaan atau aktivitas yang sedang dijalani.

Terdengar keren, namun sebenarnya multitasking memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Melansir Forbes, Senin (5/9/2022), multitasking dapat meningkatkan stres sekaligus berbahaya bagi otak. Tak sampai di situ, multitasking juga disebut merusak kemampuan kognitif hingga menurunkan IQ.

Multitasking Dapat Menurunkan Skor IQ

Penelitian menunjukan, multitasking dapat menurunkan tingkat IQ seseorang. Dalam sebuah studi di University of London, salah seorang peserta yang melakukan multitasking mengalami penurunan skor IQ hingga 15 poin.

Penurunan skor IQ akibat multitasking memiliki efek yang setara dengan merokok menggunakan ganja ataupun begadang sepanjang malam.

Selain mengalami penurunan pada skor IQ, multitasking juga dapat merusak otak. Pada penelitian terbaru, seorang multitasker tinggi memiliki kepadatan otak yang lebih sedikit pada bagian Anterior Cingular Cortex (ACC).

Anterior Cingulate Cortex bertugas mengatur fungsi emosional dan fungsi kognitif. Dalam kaitannya, penelitian lebih lanjut juga dibutuhkan untuk mengetahui apakah multitasking dapat merusak otak secara fisik atau tidak.

Mengapa Manusia Tidak Dirancang untuk Multitasking?

Ketika seseorang ber-multitasking, maka akan merangsang banyak respon pada otak sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan.

Dr. Sanjay Gupta mengatakan, tidak hanya intensitas waktu yang dibutuhkan saat seseorang beralih dari satu bagian otak ke bagian lainnya ketika mereka melakukan banyak kegiatan pada satu waktu.

Selain itu, The American Psychological Association juga menjabarkan, kegiatan multitasking akan memperlambat produktivitas seseorang.

Multitasking Buat Seseorang Sulit Konsentrasi

Pada laman Very Well Mind dijelaskan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa multitasker lebih mudah teralihkan fokusnya dan mereka mungkin mengalami kesulitan untuk memfokuskan perhatian mereka pada satu tugas saja.

Hal tersebut dikarenakan mereka terbiasa menyelesaikan tugas sekaligus dan terus menerus mengalihkan diri mereka dari tugas asli mereka lalu fokus pada tugas baru.

Berbeda dengan mereka yang terbiasa fokus pada satu tugas dalam satu waktu.

Cara Mengurangi Kebiasaan Multitasking

  • Coba fokus pada satu pekerjaan selama 20 menit sebelum berpindah fokus pada pekerjaan lainnya
  • Mengurangi gangguan dengan cara mengerjakan kegiatan di tempat yang sepi, mematikan ponsel dan semacamnya
  • Mengerjakan satu kegiatan dan membatasi diri dalam melakukan kegiatan secara bersamaaan
  • Mengelompokkan dan mengatur kegiatan sehingga dapat lebih fokus pada satu aktivitas

Nah itulah pembahasan mengenai multitasking yang disebut bisa menurunkan skor IQ. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan detikers, ya!



Simak Video "4 Teknologi yang Mencoba "Melawan" Kuasa Tuhan "
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia