Jumlah Anak Nabi Adam Menurut Sejumlah Kitab Tarikh, Ini Penjelasannya

Jumlah Anak Nabi Adam Menurut Sejumlah Kitab Tarikh, Ini Penjelasannya

Kristina - detikEdu
Minggu, 21 Agu 2022 06:00 WIB
An Arab standing at the sand dunes of Dubai and aiming towards the horizon.
Ilustrasi anak Nabi Adam AS. Foto: Getty Images/GCShutter
Jakarta -

Para ahli sejarah dalam kitab Tarikh-nya membahas mengenai jumlah anak Nabi Adam. Menurut salah satu pendapat, jumlahnya ada 40 orang, sedangkan pendapat lain menyebut ada ratusan.

Ibnu Katsir menerangkan dalam Qashash al-Anbiyaa, Imam Abu Ja'far bin Jarir menyebutkan sebagian penjelasan sejarah dalam kitab Tarikh-nya bahwa Hawa melahirkan anak-anak keturunan Adam sebanyak 40 anak dengan 20 kali kehamilan. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Ibnu Ishaq.

Pendapat lain menyebut, anak Nabi Adam berjumlah 240 orang di mana Hawa mengandung sebanyak 120 kali dan setiap kali hamil ia melahirkan dua anak kembar, yakni laki-laki dan perempuan. Anak Nabi Adam yang pertama bernama Qabil dengan kembaran putri sulungnya bernama Qalima.

Adapun putra bungsunya bernama Abdul Mughits dengan kembaran putri bungsunya bernama Ummul Mughits. Baru setelahnya lahir anak-anak keturunan Adam dan Hawa di muka bumi dengan jumlah yang semakin bertambah banyak. Demikian penjelasan Ibnu Katsir.

Hal ini selaras dengan firman Allah SWT, "Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Dia menciptakan darinya pasangannya (Hawa). Dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak." (QS An Nisa: 1)

Sementara itu, para ahli sejarah menyebut bahwa Nabi Adam tidak wafat sebelum beliau menyaksikan anak-anak dan cucu-cucunya yang semuanya berjumlah 400 ribu jiwa.

Hubungan Anak Nabi Adam dan Iblis

Ada suatu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad yang menerangkan tentang hubungan antara anak Nabi Adam dan iblis. Disebutkan, Abdus Shamad telah menceritakan kepada kami, Umar bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami, Qatadah telah menceritakan kepada kami, dari al-Hasan, dari Samurah, dari Nabi SAW beliau bersabda,

"Ketika Hawa mengandung, iblis mengelilinginya. Sama sekali tidak ada anak Hawa yang bertahan hidup. Iblis pun berkata, 'Berilah ia nama Abdul Harits.' Selanjutnya, Hawa memberi nama (anaknya) Abdul Harits. Ia tetap bertahan hidup. Hal yang demikian ini merupakan wahyu dan perintah dari setan." (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Al-Harits adalah nama iblis ketika ia pernah menjadi penjaga surga. Hal ini bersandar pada riwayat Ibnu Abbas.

Dua anak Nabi Adam juga terlibat dalam pembunuhan. Mereka adalah Qabil dan Habil, di mana Habil dibunuh oleh Qabil. Ibnu Katsir menceritakan kisah ini dalam kitab tafsirnya ketika membahas surah Al Maidah secara keseluruhan.

Diceritakan, Habil akan dinikahkan dengan saudara perempuan kembarannya Qabil. Usianya lebih tua dari Habil dan ia adalah putri paling cantik di antara para putri Adam.

Qabil pun berkeinginan untuk menikahi saudara perempuan kembarannya itu. Pada akhirnya, Nabi Adam memerintahkan kedua putranya itu untuk berkurban. Menurut pendapat para ulama Salaf, kurban Habil diterima Allah, sedangkan kurban Qabil ditolak.

Pada suatu malam, Habil melangkah dengan pelan-pelan. Karena itu, Nabi Adam mengutus Qabil untuk melihat apa yang membuat saudaranya itu melangkah dengan pelan-pelan.

Ketika Qabil pergi, tiba-tiba Habil sudah bersamanya. Qabil berkata, "Kurbanmu diterima, sedangkan kurbanku tidak diterima."

Habil menjawab, "Sesungguhnya, Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertakwa."

Mendengar hal itu, Qabil pun marah lalu memukul Habil dengan besi yang dipegangnya hingga meninggal dunia. Pendapat lain menyebut Qabil membunuh Habil dengan batu yang ia lemparkan hingga mengenai kepala Habil yang saat itu sedang tidur.

Ibnu Mas'ud mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang pun yang dibunuh secara zalim, kecuali anak Adam yang pertama (Qabil) juga ikut menanggung darah (dosa) pembunuhannya karena ia adalah orang pertama yang melakukan pembunuhan." (HR Ahmad)

Wallahu a'lam.



Simak Video "Ma'ruf Amin Sebut Pernikahan Dini Tidak Maslahat"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia