Kenapa Banyak Orang Membenci Hari Senin? Menurut Pakar, Ini Alasannya

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 08 Agu 2022 12:35 WIB
Kalender Hijriyah 2022, Mengenal Kalender Islam
Ilustrasi hari Senin. Foto: Getty Images/iStockphoto/pcess609
Jakarta -

Apakah detikers juga tidak terlalu menyukai hari Senin? Banyak orang cenderung tidak menyukai hari tersebut, bahkan sebelum hari Senin mereka betul-betul datang.

Dikatakan dalam The Huffington Post, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mood orang cenderung paling buruk pada hari Senin. Menurut pakar kesehatan mental, ada beberapa alasan yang mendasari kenapa hari Senin terasa amat berat secara psikologis.

Beberapa alasan ini mencakup ritme alami tubuh sampai faktor budaya. Simak ulasan selengkapnya.

Alasan Orang Tidak Menyukai Hari Senin

1. Ritme alami tubuh berantakan

Saat akhir pekan, orang cenderung menjalani jadwal tidur yang berbeda ketimbang hari-hari lainnya. Faktor fisiologis ini terutama terdapat pada para pekerja yang mengikuti jadwal hari sibuk Senin-Jumat.

"Memperoleh ekstra jam tidur di akhir pekan adalah hal yang baik, tetapi mengubah pola tidur setiap lima sampai enam hari bisa mengganggu ritme alami tubuh," jelas Neuropsikolog Sanam Hafeez.

Oleh sebab itu, ketika seseorang bisa beristirahat dengan baik pada Minggu malam, kemungkinan masih akan merasa mengantuk pada hari Senin.

"Ketika kita lelah, kita akan lebih mudah tersinggung, tidak sabar, dan tidak senang ketimbang biasanya," kata dia.

Selain itu, akhir pekan juga bisa menjadi lebih melelahkan ketika banyak orang justru tidur lebih akhir dari biasanya. Terlebih ketika akhir minggu digunakan untuk bertemu dengan keluarga dan teman, yang walaupun bagus, tetapi membutuhkan banyak energi secara fisik dan emosional.

"Maka dari itu, hari Senin bisa menjadi lebih lelah dan berkorelasi secara langsung dengan suasana hati yang buruk," jelas Psikoterapis Meg Gitlin.

2. Kehilangan rasa kebebasan

"Alasan yang paling umum mengapa hari Senin terasa berat adalah karena hari tersebut mengikuti dua hari sebelumnya yang penuh kebebasan dan hal menyenangkan," ucap Hafeez.

Menurutnya, pergeseran emosi ketika pada dua hari sebelumnya ada banyak waktu rileks, bisa membuat sebagian orang merasa kesulitan. Secara psikologis orang kesulitan karena tidak punya kendali atas waktu yang sudah berlalu.

3. Tidak menyukai pekerjaan yang digeluti

Saat seseorang tidak menyukai pekerjaannya, tubuh bisa merespons dengan dengan dihasilkannya adrenalin.

"Entah itu bos yang menuntut atau teman kerja yang tidak ramah, perasaan cemas dan depresi bisa dimulai sejak Minggu sore, sehingga sulit untuk merasa lega ketika berangkat kerja di hari Senin," terang Hafeez.

Pada situasi orang-orang yang menikmati pekerjaannya, stresor tambahan juga bisa membuat hari Senin lebih menantang. Beberapa contohnya adalah pandemi COVID-19 untuk para tenaga kesehatan dan guru atau yang lainnya.

Di samping itu, Psikoterapis Meg Gitlin juga mengatakan, bahkan ketika seseorang sangat bersemangat dengan pekerjaannya, sangat wajar jika memandang hari Senin secara negatif.

"Saat Anda menerima bahwa setiap pekerjaan (bahkan yang terbaik) memiliki tantangannya sendiri, Anda akan bisa lebih fleksibel dengan tekanannya, bukan melawannya," sebutnya.

4. Tidak mempersiapkan diri

Alasan lain mengapa hari Senin bisa terasa berat adalah tidak adanya persiapan secara emosional maupun lainnya untuk menghadapi hari tersebut.

"Saat seseorang tidak bersiap, dia secara tidak sadar juga bersiap untuk gagal. Apabila hari Minggu tidak dimanfaatkan untuk bersiap, hari Senin bisa menjadi menegangkan dan sulit dihadapi," Hafeez mengklaim.

5. Budaya

"Kita hidup dalam budaya di mana banyak tempat kerja kerap melibatkan perilaku 'TGIF (thanks God, it's Friday) dan hari Senin menjadi musuh bersama," terang Terapis Keluarga dan Pernikahan asal California, Becky Stuempfig.

Itulah beberapa alasan kenapa banyak orang tidak cukup menyukai hari Senin. Detikers sendiri bagaimana?



Simak Video "Kok Kamu Klepto Sih?"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia