Justin Bieber Terkena Ramsay Hunt Syndrome, Ini Penjelasan Pakar Unair

Devi Setya - detikEdu
Rabu, 15 Jun 2022 12:30 WIB
Justin Bieber
Potret Justin Bieber menunjukkan wajahnya terkena Ramsay Hunt Syndrome Foto : Instagram Justin Bieber
Jakarta -

Penyanyi Justin Beiber baru saja mengumumkan dirinya sakit dan terkena Ramsay Hunt Syndrome. Keadaan ini membuat ia tak bisa menggerakkan setengah bagian dari wajahnya.

Justin Beiber mengabarkan kondisi kesehatannya ini melalui unggahan video berdurasi dua menit di akun Instagram pribadinya pada Jumat (10/6). Pelantun lagu "Love Yourself" ini mengatakan bahwa syndrome tersebut menyerang saraf di telinga dan wajahnya. Selain itu, ia juga menunjukan keadaan sisi kanan wajahnya yang tidak dapat digerakan.

Dilansir dari situs resmi Universitas Airlangga (14/6) Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR), Martha Kurnia Kusumawardani dr SpKFR(K), ikut menjelaskan pendapatnya. Menurut dr Martha Kurnia, Ramsay Hunt Syndrome merupakan suatu kumpulan gejala yang disebabkan adanya gangguan pada saraf fasialis yang letaknya dekat telinga dan biasanya muncul pada orang yang pernah cacar air atau terkena infeksi herpes.

"Gejala utamanya adalah wajah menceng (miring), mata dan mulut tidak bisa menutup rapat," ungkap dr Martha.

Gejala Ramsay Hunt Syndrome

Ada beberapa gejala yang menyebabkan Ramsay Hunt Syndrome, salah satunya adalah bagian wajah merasa miring. dr Martha mengatakan bahwa gejala itu terkadang dirasakan secara mendadak.

Lebih lanjut, dr Martha menjelaskan orang yang terkena sindrom ini baru menyadari ketika sedang minum dan tiba-tiba sudut bibirnya tidak mampu tertutup rapat, sehingga air minumnya akan mengalir dan tumpah keluar dari sudut mulut.

"Selain itu, pasien juga bisa merasakan gejala-gejala seperti telinga berdenging, hilangnya rasa pengecapan di lidah, mata, juga bisa nyeri telinga," tambah perempuan yang juga menjadi Staf Medis Departemen Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FK UNAIR tersebut.

Penyembuhan Ramsay Hunt Syndrome

Mengenai proses penyembuhan, dokter yang juga Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) UNAIR itu mengatakan, Ramsay Hunt Syndrome tetap bisa diobati dan gejalanya membaik. Proses pengobatannya melibatkan obat anti inflamasi dan vitamin yang diberikan secara berkala.

Di samping itu, pasien Ramsay Hunt Syndrome juga dianjurkan untuk melakukan terapi kepada dokter rehabilitasi medik. Terapi yang diberikan bisa berupa pemberian modalitas dan terapi latihan wajah.

"Yang dimaksud pemberian modalitas adalah tindakan terapi fisik yang menggunakan alat-alat berupa electrical stimulation maupun deep heating. Tujuan pemberian alat-alat tersebut, selain untuk mengurangi nyeri dan inflamasi yang terjadi, juga membantu meningkatkan kekuatan otot wajah," pungkas dr Martha.



Simak Video " Justin Bieber Beberkan Kondisi Terkini Usai Idap Sindrom Ramsay Hunt"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia