Doa dan Tata Cara Sholat Istisqo, Berapa Jumlah Takbirnya?

Rahma Harbani - detikEdu
Kamis, 26 Mei 2022 05:00 WIB
Pemprov Riau menggelar salat minta hujan atau istisqa.
Ilustrasi. Begini tata cara dan bacaan doa sholat istisqo. (Chaidir/detikcom)
Jakarta -

Sholat sunnah yang dikenal untuk meminta hujan dalam Islam disebut dengan sholat istisqo. Agar permohonan dalam sholat diijabah, alangkah baiknya diiringi dengan tata cara pelaksanaan yang tepat berikut dengan bacaan doa sholat istisqonya.

Pelaksanaan sholat meminta hujan ini sebetulnya meneladani perilaku Rasulullah SAW kala meminta hujan. Hal ini diceritakan dalam hadits dari Abdullah bin Zaid Al Anshori RA yang berkata,

أن النبي صلى الله عليه وسلم خرج إلى المصلى ، فاستسقى فاستقبل القبلة ، وقلب رداءه ، وصلى ركعتين

Artinya: "Rasulullah SAW pergi ke musala hendak sholat Istisqo (meminta hujan). Sebelum berdoa, lebih dulu beliau menghadap ke kiblat dan membalikkan jubahnya," (HR Muslim).

Dalam riwayat lain, istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, pernah menceritakan hal serupa. Rasulullah SAW menganjurkan sholat di tanah lapang saat ada umat muslim yang mengadu kepadanya soal kemarau panjang.

شكا الناس إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم قحوط المطر فأمر بمنبر فوضع له في المصلى ووعد الناس يوما يخرجون فيه

Artinya: "Orang-orang mengadu kepada Rasulullah SAW tentang musim kemarau yang panjang. Lalu beliau memerintahkan untuk meletakkan mimbar di tempat tanah lapang. Lalu beliau membuat kesepakatan dengan orang-orang untuk berkumpul pada suatu hari yang telah ditentukan," (HR Abu Dawud).

Tata Cara Sholat Istisqo dan Jumlah Takbirnya

Untuk tata cara sholat istisqo, tidak jauh berbeda dengan tata cara sholat Id. Menurut Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 2, sholat istisqo dilakukan secara berjamaah dan juga didahului dengan bacaan takbir lebih dari satu kali.

"Sholat-sholat sunnah di atas (sholat istisqo) lebih afdhal daripada sholat sunnah yang tidak dilakukan dengan berjamaah karena dengan berjamaah mirip dengan sholat fardhu," tulis Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili.

Adapun tata cara selengkapnya pelaksanaan sholat istisqo dapat disimak pada rangkuman berikut yang dikutip dari buku Panduan Shalat Praktis & Lengkap yang disusun oleh Ustaz Syaifurrahman El-Fati.

1. Saat hendak memulai sholat istisqo, bilal menyerukan, "Ahshalaatu jaami'ah (Marilah kita kerjakan sholat berjamaah),"

2. Membaca niat.

3. Takbiratul Ihram pada rakaat pertama. Jumlah takbir sholat istisqo' pada rakaat pertama sebanyak tujuh kali.

4. Membaca surah Al Fatihah.

5. Pada rakaat pertama dianjurkan membaca surah pendek setelah surah Al Fatihah yakni, surah Al A'la dengan suara dilantangkan.

6. Rukuk.

7. I'tidal.

8. Sujud.

9. Duduk di antara dua sujud.

10. Bangun kembali dan melanjutkan rakaat kedua seperti pada rakaat pertama. Pada rakaat kedua sholat istisqo, melakukan takbir sebanyak 5 kali dan melanjutkan dengan bacaan surah Al Fatihah serta surah pendek yang dianjurkan yakni, surah Al Ghasyiyah.

11. Duduk tasyahud akhir.

12. Salam.

13. Diakhiri dengan dua khutbah dan membaca doa sholat istisqo.

Doa Setelah Sholat Istisqo

Menurut riwayat Imam As-Syafi'i, Abu Dawud, dan lainnya, doa meminta hujan yang dapat dibaca adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا هَنِيئًا مَرِيعًا غَدَقًا مُجَلَّلًا عَامَّا طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا

اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِينَ

اللَّهُمَّ إِنَّ بِالْعِبَادِ وَالْبِلَادِ وَالْبَهَائِمِ وَالْخَلْقِ مِنَ الْبَلَاءِ وَالْجَهْدِ وَالضَّنْكِ مَا لَا نَشْكُو إِلَّا إِلَيْكَ

اللَّهُمَّ أَنْبِتْ لَنَا الزَّرْعَ وَأَدِرَّ لَنَا الضَّرْعَ وَاسْقِنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْسَمَاءِ وَأَنْبِتْ لَنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْأَرْضِ

اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْجَهْدَ وَالْجُوعَ وَالْعُرْيَ وَاكْشِفْ عَنَّا الْبَلَاءَ مَا لَا يَكْشِفُهُ غَيْرُكَ

اللَّهُمَّ إِنَا نَسْتَغْفِرُكَ إِنَّكَ كُنْتَ غَفَّارًا فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا

Bacaan latin: Allāhummasqinā ghaitsan mughītsan hanī'an marī'an (lan riwayat murī'an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan dā'iman. Allāhummasqināl ghaitsa, wa lā taj'alnā minal qānithīn. Allāhumma inna bil 'ibādi wal bilādi wal bahā'imi wal khalqi minal balā'i wal juhdi wad dhanki mā lā nasykū illā ilaika. Allāhumma anbit lanaz zar'a, wa adirra lanad dhar'a, wasqinā min barakātis samā'i, wa anbit lanā min barakātil ardhi. Allāhummarfa' 'annal jahda wal jū'a wal 'urā, waksyif 'annal balā'a mā lā yaksyifuhū ghairuka. Allāhumma innā nastaghfiruka, innaka kunta ghaffārā, fa arsilis samā'a 'alainā midrārā.

Artinya: "Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata, menyeluruh, dan bermanfaat abadi. Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan. Jangan jadikan kami termasuk orang yang berputus harapan.

Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak mengadu selain kepadaMu. Ya Allah, tumbuhkan tanaman kami, deraskan air susu ternak kami, turunkan pada kami air hujan karena berkah langit-Mu, dan tumbuhkan tanaman kami dari berkah bumiMu.

Ya Allah, angkat dari bahu kami kesusahan paceklik, kelaparan, ketandusan. Hilangkan dari kami bencana yang hanya dapat diatasi olehMu. Ya Allah, sungguh kami memohon ampun kepadaMu, karena Kau adalah maha pengampun. Maka turunkan pada kami hujan deras dari langitMu,"

Perlu dicatat, ada ketentuan tersendiri sebelum melaksanakan sholat Istisqo. Menurut Syekh Abdurrahman Al-Juzairi dalam Fikih Empat Madzhab Jilid 1, para jemaah sholat dianjurkan untuk banyak bertaubat, bersedekah, dan menyelesaikan setiap dosa kezhaliman.

Di samping itu, para jemaah sholat istisqo juga perlu berpuasa tiga hari sebelum hari pelaksanaan sholat. Setelahnya, jemaah sholat istisqo melaksanakan sholat di hari keempat dengan berjalan kaki sesuai dengan mazhab Hanafiyah dan Syafi'iyah.

Sebelum sholat istisqo dimulai, imam dianjurkan mengimbau para jemaah untuk mengajak anak-anak, orang tua, orang jompo, binatang ternak, hingga bayi mereka dalam sholat. Menurut mazhab Hanafiyah dan Syafi'iyah, hal ini dilakukan untuk mengundang rahmat Allah SWT.



Simak Video "Polisi India Tembak Mati 2 Pedemo soal Pelecehan Nabi Muhammad"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia