Sejarah Singkat Kerajaan Inggris dan Daftar Raja-Ratu Pertama sampai Sekarang

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 24 Mei 2022 17:30 WIB
FILE - Britains King George VI, centre, poses with his wife Queen Elizabeth, centre right, daughers Princess Elizabeth foreground centre and Margaret, along with members of the family, after his coronation, in London, May 15, 1937. Family members from left, the Princess Royal, the Duchess and Duke of Gloucester, Queen Mary, the Duke and Duchess of Kent, and Princess Maud of Norway. Queen Elizabeth II will mark 70 years on the throne Sunday, Feb. 6, 2022 an unprecedented reign that has made her a symbol of stability as the United Kingdom navigated an age of uncertainty. (AP Photo, File)
Sejarazah singkat Kerajaan Inggris. Foto: AP Photo
Jakarta -

Kerajaan Inggris adalah sebuah monarki konstitusional, yang artinya raja atau penguasa berbagi kekuasaan dengan pemerintah yang terorganisir secara konstitusional. Raja atau ratu yang berkuasa merupakan kepala negara.

Namun, kekuatan politik terletak di perdana menteri sebagai kepala pemerintahan, sekaligus para kabinet. Di samping itu, pihak monarki harus bertindak sesuai dengan saran mereka.

Kekuasaan Inggris dapat ditelusuri sejak Dinasti Saxon, di mana dikatakan dalam Ensiklopedia Britannica, penguasa pertamanya adalah Egbert. Dia berkuasa sejak 802-839 Masehi.

Sejarah kepemimpinan Britania oleh Dinasti Saxon ini kemudian berlanjut hingga beberapa sosok pemerintah, lalu berhenti pada Edward the Elder yang memimpin dari tahun 899-924 Masehi. Kekuasaan Britania itu kemudian berlanjut dengan kekuasan Inggris.

Sejarah Singkat Kerajaan Inggris

Selanjutnya, dikatakan dalam laman History, Raja Inggris yang pertama adalah Athelstan yang bertakhta sejak 925 sampai 939 Masehi. Kemudian, sejak rezim William the Conqueror, peralihan kepemimpinan ditetapkan dari raja kepada anak laki-laki pertama.

Namun, hal ini diubah pada tahun 1702 M ketika Parlemen Inggris memberikan Act of Settlement, yang menyatakan bahwa disebabkan wafatnya Raja William III, gelar penguasa akan diserahkan kepada Anne dan keturunannya. Hal ini berarti para perempuan juga bisa mewarisi takhta, selama tidak ada laki-laki yang dapat menduduki posisi itu.

Pada waktu itu, hukum umum di Inggris menyatakan bahwa ahli waris laki-laki menjadi pewaris sebelum saudara perempuan mereka. Dengan kesepakatan kekuasaan Gereja Inggris pula, Act of Settlement pun menyatakan bahwa setiap ahli waris yang menikah dengan seorang Katolik Roma, akan dihapus dari garis suksesi.

Aturan mengenai siapa pewaris takhta Kerajaan Inggris tidak diperbarui lagi sampai tahun 2013, saat Parlemen menyetujui Succession to the Crown Act. Peraturan ini kemudian menggeser garis suksesi ke sistem primogeniture absolut. Maksudnya, kerajaan akan diteruskan ke pewaris sulung, tak peduli apa pun jenis kelamin mereka.

Daftar Raja dan Ratu Inggris Sejak Pertama sampai Sekarang

Kembali mengutip dari Britannica, berikut ini daftar raja dari era Britania (Raja-raja Wessex), Inggris, Britania Raya, dan United Kingdom beserta asal dinasti dan waktu mereka memerintah:

A. Raja-Raja Wessex

  • Egbert: Dinasti Saxon (802-839 M)
  • Aethelwulf: Saxon (839-856/858 M)
  • Aethelbald: Saxon (855/856-860 M)
  • Aethelberht: Saxon (860-856/866 M)
  • Aethelred I: Saxon (865/866-871 M)
  • Alfred the Great: Saxon (871-899 M)
  • Edward the Elder: Saxon (899-924 M)

Daftar Raja-Ratu Inggris selanjutnya >>>

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia