Apa Itu Kolonialisme? Simak Tujuan dan Masa Perkembangannya

Afifah Rahmah - detikEdu
Jumat, 13 Mei 2022 21:00 WIB
Jejak kolonialisme Belanda masih terserak di beberapa wilayah Indonesia. Satu diantaranya,  pabrik kopi di Desa Karanganyar, Kabupaten Blitar.
Jejak kolonialisme Belanda masih terserak di beberapa wilayah Indonesia. Satu diantaranya, pabrik kopi di Desa Karanganyar, Kabupaten Blitar. (Foto: Erliana Riady)
Jakarta -

Mendengar istilah kolonialisme, apa yang kamu bayangkan detikers? Sebelum merdeka, rakyat Indonesia di masa kolonialisme merasakan berbagai macam penindasan dari negara kolonial yang menyebabkan penderitaan hingga kesengsaraan. Lantas, apa itu kolonialisme?

Dilansir laman National Geographic, pada dasarnya konsep kolonialisme berkaitan dengan imperialisme. Artinya keduanya merupakan kebijakan atau etos penggunaan kekuasaan untuk menguasai bangsa dan rakyat di negara lain.

Lebih lengkapnya, yuk pahami bersama apa itu kolonialisme, tujuan, dampak, dan perkembangannya dari masa ke masa.


Pengertian Kolonialisme

Masih bersumber dari situs yang sama, pengertian kolonialisme adalah pengendalian oleh satu kekuatan atas sebuah wilayah atau bangsa dengan tujuan menaklukkan penduduk, mengeksploitasi, sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya sendiri pada penduduk lokal.

Adapun Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberi definisi, kolonialisme adalah paham tentang penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu.

Sementara dari segi etimologi, kolonialisme berasal dari kata "colonus" yang artinya menguasai. Jadi, sederhananya kolonialisme merupakan upaya suatu negara untuk menguasai suatu wilayah di luar negaranya sendiri.

Melihat dari sumber-sumber di atas, dapat ditarik kesimpulan latar belakang kolonialisme yakni keinginan untuk memperluas wilayah, menambah kekuatan bangsa penjajah, menyebarkan ideologi, dan mengeruk sumber daya alam di tanah koloni.

Dalam proses kolonialisme, pihak penjajah biasanya memaksa penduduk daerah koloni untuk menerima agama, bahasa, budaya yang mereka miliki.


Tujuan Kolonialisme

Dari pengertian apa itu kolonialisme di atas, kita mengetahui garis besar tujuan kolonialisme adalah menguasai suatu wilayah tertentu.

Namun secara spesifik, negara yang melakukan kolonialisme bertujuan untuk mendominasi kekuasaan dari berbagai sektor termasuk politik, ekonomi, penduduk, hingga sumber daya alam.

Biasanya, negara yang melakukan kolonialisme tidak memiliki kekayaan bumi yang ada di negara jajahannya. Maka mereka berupaya untuk mengambil alih sumber daya tersebut.

Contohnya tanah air kita Indonesia dengan berbagai kelimpahan sumber daya alamnya, sehingga menarik Belanda dan Jepang untuk menduduki wilayah Indonesia sebelum merdeka.

Terjadinya kolonialisme dapat diketahui karena ciri utamanya yaitu suatu negara datang ke wilayah dengan sumber daya alam melimpah lalu bersikap sebagai penguasa dan membawa sumber daya alam tersebut ke negara asalnya. Proses ini dilakukan cukup lama dengan dukungan militer yang kuat.

Adapun perbedaan kolonialisme dan imperialisme dapat dilihat dari target kekuasaannya. Jika imperialisme mengejar kekuasaan akan penduduk suatu wilayah secara total termasuk menanam pengaruh politik, sementara kolonialisme fokus untuk menguasai sumber daya dan sistem perdagangan.


Masa Perkembangan Kolonialisme di Dunia

Menurut National Geographic, praktik kolonialisme sudah terjadi di zaman kuno yaitu oleh kerajaan Yunani Kuno, Roma Kuno, Mesir Kuno, dan Fenisia.

Mereka berupaya memperluas wilayah perbatasan dan membangun negara koloni untuk memanfaatkan sumber daya manusia maupun alam demi keuntungan dan kekuatan mereka sendiri.

Di abad ke-15, kolonialisme modern berkembang ketika Portugal mulai mencari jalur perdagangan dan mencari peradaban di luar Eropa. Portugal berhasil menaklukkan Ceuta pada 1415, sebuah kota di Afrika Utara.

Kemudian di tahun 1492, Christopher Columbus mencari rute barat ke India dan Cina. Namun ia mendarat di Bahama dan menggusur Kekaisaran Spanyol. Spanyol dan Portugal terkunci dalam persaingan untuk wilayah baru, kemudian mengambil alih tanah adat di Amerika, India, Afrika, dan Asia.

Namun, negara-negara seperti Inggris, Belanda, Prancis, dan Jerman bangkit dan mulai merebut wilayah yang sudah ditaklukkan Spanyol dan Portugis. Di tahun 1914, sebagian besar dunia telah dijajah oleh orang-orang Eropa.


Dampak Positif dan Negatif Kolonialisme

Praktik kolonialisme bagi bangsa yang dijajah tentu memberi bekas luka mendalam akibat penindasan dari waktu ke waktu. Namun, di sisi lain ada dampak positif dan negatif dari kolonialisme, berikut diantaranya:

Pemerintah kolonial berinvestasi dalam infrastruktur pembangunan dan menyebarluaskan pengetahuan medis dan teknologi.

Negara kolonial mendorong literasi, adopsi standar hak asasi manusia Barat , dan menabur benih untuk institusi dan sistem pemerintahan yang demokratis.

Terjadi pemaksaan dan asimilasi paksa untuk mencapai tujuan selain itu terjadi degradasi lingkungan, penyebaran penyakit, ketidakstabilan ekonomi, hingga pelanggaran hak asasi manusia.

Indonesia dengan kekayaan alam berupa rempah-rempah yang melimpah menjadi magnet bagi banyak bangsa luar untuk menguasainya. Adapun bangsa Eropa yang pernah melakukan praktik kolonialisme di Indonesia adalah Portugis, Inggris, dan Belanda.

Hubungan Kolonialisme dan Imperialisme

Kolonialisme merupakan perpanjangan dari imperialisme. Imperialisme pertama kali diperkenalkan di Perancis pada tahun 1830 oleh Napoleon Bonaparte.

Imperialisme secara bahasa berasal dari bahasa latin yang berarti imperium yaitu perintah. Lambat laun arti ini berubah menjadi hak memerintah atau kekuasaan memerintah.

Imperialisme berarti menonjolkan keunggulan atau hegemoni dari satu bangsa atas bangsa lain. Imperialisme bertujuan untuk memperoleh keuntungan ekonomi.

Imperialisme dilakukan agar negara-negara imperialis memperoleh sumber ekonomi yang tercukupi dikarenakan di negara mereka tidak tercukupi.



Simak Video "Tangis Keluarga Lepas Trio Jenderal NII ke Balik Jeruji Besi"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia