Soal Lepas Masker di Outdoor, Dosen Unpad Ingatkan Ini

Devi Setya - detikEdu
Jumat, 20 Mei 2022 08:00 WIB
Dosen Unpad Ingatkan Kebijakan Lepas Masker
Ilustrasi kegiatan indoor di Unpad masih menggunakan masker Foto: Dadan Triawan/Unpad
Jakarta -

Pemerintah Indonesia membuat kebijakan baru soal penggunaan masker. Masyarakat diperbolehkan melonggarkan masker ketika berada di ruangan terbuka. Artinya penggunaan masker ini sudah tidak wajib lagi pada beberapa kondisi.

Masyarakat menanggapi hal ini dengan berbagai respons. Ada yang senang karena optimistis sudah mulai melewati masa pandemi Covid-19, namun tak sedikit juga yang tetap mengingatkan untuk tetap waspada.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Dr. dr. Yulia Sofiatin, Sp.PD., termasuk salah satu yang mengimbau untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19. Ia mengingatkan agar jangan lengah sampai akhirnya virus corona menular kembali.

Dosen Unpad Ingatkan Kebijakan Lepas MaskerDr. dr. Yulia Sofiatin, Sp.PD Dosen Universitas Padjajaran Foto: Dadan Triawan/Unpad

Dilansir dari situs Unpad, Yulia Sofiatin mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19 meskipun Pemerintah telah menerapkan kebijakan pelonggaran masker di ruang terbuka. "Kita harus tetap hati-hati. Jangan sampai seperti di Inggris yang pernah menerapkan pelonggaran masker, tetapi harus pakai lagi karena kasusnya naik," ungkap Yulia.

Lebih lanjut Yulia menjelaskan, kebijakan pelonggaran masker di ruang terbuka yang disampaikan Presiden Joko Widodo didasarkan pada jumlah kasus harian Covid-19 yang menurun. Kebijakan ini merupakan suatu kemajuan Indonesia dalam penanganan wabah Covid-19

Ditambah lagi dengan upaya vaksinasi yang sudah dilakukan pemerintah terlihat menunjukkan hasil yang positif. Kendati diperbolehkan melepas masker, masyarakat harus tetap berhati-hati dan membatasi diri. Ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi seseorang ketika hendak melepas masker.

Yulia menjelaskan, syarat pertama adalah seseorang harus sudah divaksinasi, baik vaksinasi lengkap dengan booster ataupun minimal vaksinasi dua kali. Orang yang sudah divaksinasi memiliki potensi lebih aman dari penularan virus Covid-19.

Tak hanya itu, seseorang tersebut juga harus dalam kondisi sehat, tidak dalam kondisi sakit atau komorbid. Jika seseorang memiliki komorbid, wajib untuk tetap memakai masker. Demikian halnya ketika seseorang sedang sakit dan terpaksa harus ke luar rumah, maka tetap wajib memakai masker. Hal ini untuk menjaga diri sendiri maupun orang di sekitarnya.

Kelonggaran mengenakan masker ini juga tetap harus diiringi dengan kebiasaan baik dan melakukan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Jangan lupa juga untuk selalu membersihkan tangan menggunakan sanitizer serta meminimalisir kontak fisik.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga agar kasus penularan Covid-19 tidak menjadi tinggi kembali.

"Virusnya sebenarnya bukan sudah tidak ada, tetapi masih ada. Karena itu, kita harus lihat pengalaman negara lain yang euforia tidak pakai masker, tetapi (kasusnya) muncul lagi. Mudah-mudahan di kita jangan sampai seperti itu," pungkas Yulia.



Simak Video "Mahasiswi Unpad Bentangkan Poster 'Saya Korban Kekerasan Seksual' ke Nadiem"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia