7 Tradisi Perayaan Hari Raya Waisak di Berbagai Negara, Nepal hingga Indonesia

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 16 Mei 2022 15:00 WIB
Perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 digelar di berbagai daerah RI. Sempat ditiadakan imbas pandemi, kirab Waisak di kawasan Candi Borobudur pun digelar lagi.
Foto: Antara Foto/7 Tradisi Perayaan Hari Raya Waisak di Berbagai Negara, Nepal hingga Indonesia
Jakarta -

Hari Raya Waisak adalah hari raya bagi umat buddha. Hari Raya Waisak 2566 BE tahun ini diperingati pada Senin, 16 Mei 2022.

Dalam merayakan Waisak, umat Buddha di berbagai negara di dunia memiliki tradisi berbeda-beda. Namun secara umum, umat Buddha akan pergi ke vihara atau kuil terdekat sebelum fajar dan mengibarkan bendera Buddha, bernyanyi memuji tiga permata suci: Buddha, Dharma, dan Sangha.


Tradisi Perayaan Hari Raya Waisak di Berbagai Negara:


1. Nepal

Sebagai tempat lahirnya Sang Buddha Siddharta Gautama, Nepal punya tradisi mengenakan pakaian serba putih saat hari raya Waisak untuk bersembahyang di kuil dan berdoa di Monkey Temple.

Saat Waisak, umat Buddha Nepal juga akan makan kheer atau bubur manis atau kerap juga dikenal sebagai puding beras.


2. China

Sebagai negara dengan penganut Buddha terbesar di dunia, China merayakan Waisak dengan meriah. Umat Buddha di sana akan memandikan patung Buddha dengan menuangkan air wangi yang sebelumnya telah diberkati di atas patung bayi Buddha. Ritual tersebut dinamakan Yufojie.


3. Thailand

Thailand juga merupakan salah satu negara dengan penganut Buddha yang besar dengan 94,6 persen penduduknya memeluk Buddha (data tahun 2018).

Oleh karena itu, Waisak atau Visakha Bucha Day merupakan hari penting di sana. Orang-orang akan datang ke kuil Wat Phra Kaew atau kuil-kuil lainnya untuk beribadah. Mereka akan berjalan mengelilingi kuil sebanyak tiga kali sambil membawa lilin atau yang disebut qian tian.


4. Sri Lanka

Perayaan Waisak di Sri Lanka biasanya dilaksanakan dengan Festival Cahaya bagi umat Buddha. Festival ini biasanya melibatkan dapur umum, lentera, dan panggung bambu yang memuat lukisan besar yang menggambarkan kisah-kisah dari kehidupan Buddha.


5. Jepang

Biasanya Hari Raya di Jepang bertepatan dengan musim semi sehingga Waisak dirayakan dengan membuat replika kuil berhiaskan bunga musim semi. Replika itu kemudian dilengkapi dengan patung Buddha yang diletakkan di atasnya.

Selain itu, umat Buddha juga akan memandikan patung Buddha dengan menuangkan ama-cha, minuman yang terbuat dari bunga hortensia.


6. Korea Selatan

Saat Hari Waisak, kuil-kuil Buddha di Korea Selatan akan dihias menggunakan dekorasi lampion berwarna-warni. Selain itu, di kuil juga diselenggarakan berbagai permainan tradisional Korea dan dilaksanakan hiburan seperti tari topeng dan akrobatik.

Perayaan Waisak semakin meriah dengan diadakannya pawai lentera atau dikenal sebagai Festival Lentera Teratai. Pawai ini sudah ada sejak 1.200 tahun yang lalu yang dilaksanakan pada masa Dinasti Goryeo dan Joseon.


7. Indonesia

Salah satu perayaan Waisak yang paling terkenal di Indonesia adalah di kompleks Candi Borobudur, Magelang. Dikutip dari Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, rangkaian perayaan Waisak nasional secara pokok adalah sebagai berikut:


- Pengambilan air berkat dari mata air (umbul) Jumprit di Kabupaten Temanggung dan penyalaan obor menggunakan sumber api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan.


- Ritual "Pindapatta", suatu ritual pemberian dana makanan kepada para bhikkhu/biksu oleh masyarakat (umat) untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan kebajikan.


- Samadhi pada detik-detik puncak bulan purnama. Penentuan bulan purnama ini adalah berdasarkan perhitungan falak, sehingga puncak purnama dapat terjadi pada siang hari.


Nah, itulah tradisi perayaan Hari Raya Waisak umat Buddha. Apakah detikers sudah pernah melihat perayaan Waisak?



Simak Video "Jelang Libur Waisak, Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia