Mutasi Adalah Perubahan Genetika, Simak Penjelasan di Sini!

Afifah Rahmah - detikEdu
Selasa, 05 Apr 2022 14:30 WIB
3D medical background with DNA strand
Peristiwa mutasi dapat terjadi pada rantai DNA (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Sebelum membahas mutasi, kamu perlu memahami apa itu genetika. Genetika adalah ilmu pewarisan faktor keturunan (hereditas). Maka dalam hal ini, mutasi adalah perubahan materi genetik baik itu gen atau kromosom suatu sel yang diwariskan ke keturunannya.

Dikutip dari Buku Ajar Mutasi Genetik oleh Dewi Ayu Warmadewi (2017), mutasi genetik biasanya disebabkan karena ada kesalahan replikasi materi genetika saat terjadi pembelahan sel atau ketika proses meiosis berlangsung. Penyebabnya bisa dari radiasi, bahan kimia (mutagen), atau virus.

Tahukah kamu, istilah mutasi awalnya digunakan oleh Hugo de Vries saat melihat ada perubahan fenotipe secara mendadak yang terjadi di bunga Oenothera lamarckiana dan sifatnya menurun.

Lebih lengkapnya, simak pembahasan terkait apa itu mutasi, jenis-jenis mutasi, hingga dampaknya dalam kehidupan berikut ini.


Mengenal Mutasi, Mutan, dan Mutagen

Arti mutasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) beragam, namun merujuk pada ilmu biologi, mutasi genetik yaitu perubahan suatu kondisi secara mendadak dalam kromosom.

Menurut Buku Mutasi Genetik dan Teori Evolusi Kelas XII yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mutasi adalah peristiwa perubahan yang bersifat menurun terhadap susunan atau jumlah materi genetik pada kromosom (DNA atau RNA).

Mutasi gen dapat menyebabkan perubahan sifat pada tingkatan sel bahkan individu. Namun, perlu diingat bahwa setiap perubahan DNA belum tentu mutasi. Berikut ini kriteria yang suatu kondisi mutasi:

  • Ada perubahan materi genetik (DNA)
  • Perubahan bersifat bisa atau tidak bisa diperbaiki
  • Hasil perubahan diwariskan secara genetik kepada keturunan.

Selain mutasi, ada beberapa istilah terkait yang perlu kamu pahami. Peristiwa terjadi mutasi adalah mutagenesis. Organisme yang mengalami mutasi dan menunjukkan fenotip baru hasil mutasi yaitu mutan. Sedangkan faktor penyebab terjadinya mutasi disebut mutagen.

Beberapa sifat yang dimiliki mutasi gen yaitu muncul secara bebas, bersifat menurun terhadap keturunan, dan jarang terjadi.


Jenis-Jenis Mutasi dan Penyebabnya

Berikut ini merupakan jenis-jenis mutasi berdasarkan tingkatan yang terbagi menjadi dua yaitu mutasi gen dan mutasi kromosom. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Mutasi Gen (Mutasi Titik)

Gen merupakan bagian dari sel yang ada di dalam kromosom, berfungsi untuk menyampaikan informasi genetik yang ada dalam DNA dari orangtua ke anak. Mutasi gen adalah perubahan materi genetik pada gen yang disebabkan urutan basa nitrogen pada rantai DNA berubah.

Perubahan tersebut berakibat pada perubahan urutan asam amino yang berdampak ke perubahan genotip dan fenotip suatu individu. Mutasi gen terjadi karena perubahan jumlah basa nitrogen, perubahan jenis basa nitrogen, dan perubahan letak urutan basa nitrogen pada rantai nukleotida.

2. Mutasi Kromosom

Mutasi kromosom disebut juga dengan aberasi kromosom atau mutasi besar (gross mutation). Mutasi kromosom adalah perubahan materi genetik pada tingkat kromosom disebabkan perubahan struktur dan jumlah kromosom. Mutasi ini biasanya banyak terjadi pada tumbuhan.


Dampak Mutasi dalam Kehidupan

Mutasi adalah peristiwa yang jarang terjadi dan tidak selamanya mutasi merugikan lingkungan. Berikut ini dampak positif dan negatif dari peristiwa mutasi yang justru memberi kontribusi dan keragaman variasi pada populasi di bumi.

Dampak positif mutasi yaitu terbentuk varietas tanaman baru yang dapat menghasilkan buah tanpa biji, mutasi radiasi dengan sinar gamma bisa menciptakan bibit unggul, mutasi pada mikroorganisme meningkatkan hasil antibiotika, mutasi berguna untuk evolusi dan variasi genetik.

Adapun dampak negatif mutasi yaitu mutasi gen dapat menyebabkan kelainan pada manusia seperti sindrom down, sindrom Turner, sindrom Jacob, dan lainnya. Penemuan buah tanpa biji bisa berakibat pada tanaman yang kesulitan mendapat generasi penerus. Selain itu, penggunaan sinar radioaktif pada proses mutasi mengakibatkan tumbuhnya sel kanker dan cacat bawaan pada janin.

Secara keseluruhan, dampak dari fenomena mutasi adalah terjadinya perubahan sifat pada tingkatan sel dan individu sehingga tercipta variasi sifat dan terciptalah keanekaragaman pada organisme.



Simak Video "Jenazah Jurnalis Inggris Akan Dites DNA"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia