Apa Perbedaan Penduduk dengan Warga Negara? Begini Penjelasannya

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 16 Mar 2022 09:30 WIB
Ganti tanda tangan KTP kini bisa dilakukan dengan mudah. Lantas, bagaimana cara dan prosedurnya? Bagaimana pula syarat yang perlu dipersiapkan?
Perbedaan antara penduduk dan warga negara. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Apa yang membedakan antara penduduk dan warga negara? Untuk mengerti kedudukannya masing-masing, detikers perlu tahu dulu jenis-jenis orang di dalam wilayah suatu negara.

Secara umum, orang yang berada di dalam wilayah negara berdasarkan status kependudukannya dapat dikelompokkan menjadi dua macam. Kelompok pertama yaitu orang yang berstatus penduduk dan kelompok kedua yaitu orang yang berstatus bukan penduduk seperti dikutip dari Ilmu Kewarganegaraan oleh Dra. Titik Susiatik, M.Si.

Orang yang berstatus penduduk adalah orang yang telah resmi memenuhi syarat-syarat tertentu berdasarkan ketetapan peraturan negara. Karena sudah memenuhi syarat tersebut, seorang penduduk diperkenankan berdomisili atau bertempat tinggal pokok dalam wilayah negara bersangkutan.

Sementara itu, orang yang berstatus bukan penduduk adalah orang yang berada di dalam wilayah suatu negara hanya untuk sementara waktu dan tidak bermaksud memiliki tempat tinggal tetap di wilayah negara tersebut.

Contoh, wisatawan mancanegara yang berkunjung untuk wisata termasuk bukan penduduk. Jadi, kehendak dan kenyataan untuk menetap merupakan unsur penting yang membedakan penduduk dan bukan penduduk. Lantas, apa beda penduduk dengan warga negara?

Perbedaan antara Penduduk dan Warga Negara

1. Warga Negara adalah Bagian dari Penduduk

Penduduk adalah orang dalam matranya sebagai diri pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara, dan himpunan kuantitas yang bertempat tinggal tetap di suatu tempat dalam batas wilayah negara pada waktu tertentu, seperti tertuang dalam pasal 1 angka 1 Undang-undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

Penduduk terdiri atas warga negara tersebut dan warga negara asing. Dengan demikian, warga negara merupakan bagian dari penduduk, namun penduduk belum tentu warga negara tersebut.

Contoh, penduduk Indonesia adalah setiap orang baik WNI maupun WNA yang bertempat tinggal tetap di dalam wilayah negara Republik Indonesia. Warga negara Indonesia (WNI) terbagi lagi jadi WNI asli dan WNI tidak asli.

Warga negara asing (WNA) juga terbagi atas WNA penduduk dan WNA bukan penduduk atau penduduk sementara orang asing.

2. Warga Negara Punya Status Hukum, Hak, dan Kewajiban Warga Negara

Warga negara adalah salah satu tiang negara, di samping wilayah dan pemerintah negara. Sebagai anggota sebuah negara, seorang warga negara punya hak dan kewajiban timbal balik pada negara yang pokok-pokoknya tertuang dalam konstitusi negara.

Tidak semua penduduk dapat dikatakan sebagai warga negara. Sebab, seorang warga negara adalah pendukung hukum yang terkena hukum negara, memiliki hak dan kewajiban yang harus ia penuhi bersama negaranya.

Asas kewarganegaraan menentukan bahwa status hukum, hak, dan kewenangan seorang warga negara tetap melekat kepadanya di mana pun ia berada, seperti dikutip dari Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian oleh Herlin Wijayanti, S.H., M.H.

Nah, jadi yang membedakan antara penduduk dan warga negara yaitu status hukum, hak dan kewajiban warga negara, hingga status kewarganegaraannya sendiri di dalam suatu negara. Selamat belajar, detikers.



Simak Video "Ratusan WNI Berpeluang Kerja di Bulgaria, Kok Bisa?"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia