Dosen UM Surabaya Ungkap 5 Virus yang Perlu Diwaspadai Selain Corona

Kristina - detikEdu
Rabu, 09 Mar 2022 10:00 WIB
Potret virus HIV menginfeksi sel di tubuh.
Virus HIV, salah satu virus yang perlu diwaspadai selain Corona. Foto: Cell Reports
Jakarta -

Penyakit yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2), COVID-19, telah mewabah selama dua tahun. Selain Corona, ada sejumlah virus lain yang penting diwaspadai.

Virus diketahui bertanggung jawab atas berbagai penyakit yang diderita manusia, termasuk hewan dan tumbuhan. Kemunculan virus umumnya lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan manfaatnya.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Diah Priyantini menyebut, ada lima virus lainnya yang penting diperhatikan dan dicegah penularannya, selain virus penyebab COVID-19.

Dilansir dari laman UM Surabaya, Rabu (9/3/2022), berikut kelima virus tersebut:

5 Virus yang Perlu Diwaspadai

1. Virus HIV

Virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus merupakan merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. Virus ini menyebabkan munculnya penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Diah menjelaskan, HIV muncul sejak tahun 1981 yang ditemukan pada lima pria homoseksual di Los Angeles Amerika Serikat. Meskipun tingginya kasus tidak seperti virus COVID-19, tetapi HIV telah menginfeksi sekitar 40,1 juta masyarakat di seluruh dunia, terutama pada kelompok populasi rentan seperti pengguna narkoba suntik, homoseksual, heteroseksual tanpa pengaman dan penularan dari ibu ke anak.

"Individu yang sudah terinfeksi HIV harus mengkonsumsi obat antiretroviral sepanjang hidupnya agar tetap menekan jumlah virus (viral load) di dalam tubuh dan tidak menyebabkan penurunan kekebalan tubuh,"jelasnya Diah.

2. Virus Dengue

Virus dengue merupakan virus penyebab demam berdarah dengue (DBD). Virus tersebut disebarkan oleh vektor yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Infeksi virus yang tidak segera tertangani dapat menyebabkan jatuh pada kondisi dehidrasi dan syok yang berujung pada kematian.

"Di masa pandemi hampir semua media meliput mengenai COVID-19, padahal kasus DBD juga menyumbang kasus yang sangat tinggi di Indonesia, terutama pada anak-anak," jelasnya.

3. Virus Hepatitis

Virus yang membahayakan lainnya adalah virus penyebab penyakit hepatitis atau infeksi virus pada organ hepar manusia. Hepatitis sendiri terdiri dari jenis A, B, C, D dan E dan bervariasi tingkat keparahannya, terang Diah.

Penularan virus hepatitis A dan E dapat melalui air ludah dan makanan. Tempat makan dengan sanitasi yang kurang baik berpotensi dalam menyebarkan virus.

Sedangkan hepatitis B, C dan D ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh dan darah. Meskipun membutuhkan kontak langsung melalui cairan, tetapi penyebaran virus juga tidak bisa disepelekan, karena penyakit ini jika menjadi kronis akan menyebabkan kerusakan hati yang serius. Bahkan, bisa berkembang menjadi sirosis hepatis atau kanker hati.

4. Virus Penyebab TORCH

Virus penyebab TORCH (Toxoplasma, Rubella, Citomegalovirus dan Herpes Simpleks) juga penting untuk diwaspadai. Patogen yang merupakan virus adalah Rubella, Citomegalovirus dan herpes simpleks, sedangkan toxoplasma adalah parasit. Virus ini biasa menyerang ibu hamil.

Diah menjelaskan, infeksi TORCH harus diwaspadai oleh ibu hamil karena bisa mengganggu pertumbuhan bayi dalam kandungan. Akibatnya saat bayi dilahirkan akan menjadi tidak normal, bayi lahir prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR), adanya cacat bawaan, penyakit kongenital dan berbagai gangguan lainnya. Hal yang paling parah adalah kematian bayi dan ibu yang keguguran.

5. Virus Rabies

Virus yang harus diwaspadai lainnya adalah rabies. Virus tersebut ditularkan anjing melalui gigitan, cakaran, atau air liur. Selain anjing, hewan yang dapat membawa virus rabies dan menularkannya ke manusia adalah kera, kucing, musang, dan kelinci.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia