Apa Itu Pola Hidup Chronotypes? Ini Penjelasannya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 27 Jan 2022 21:06 WIB
Tired female entrepreneur yawning in office. Horizontal shot.
Foto: iStock
Jakarta -

Pernahkan kalian mengantuk di siang hari dan curi-curi waktu untuk istirahat? Atau pernahkah kalian merasa semangat justru di malam hari? Ternyata hal waktu produktivitas bisa ditentukan oleh Chronotypes,lho.


Chronotypes ini menganalisa kategori manusia berdasarkan ritme spesifik sirkadian atau "jam biologis" tertentu yang mewakili tiap individu dalam aktivitas serta pola distribusi energi sehari-hari.


Mengutip akun instagram Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu, Chronotypes adalah suatu sistem kategori manusia berdasarkan ritme spesifik sirkadian (jam biologis) tertentu yang mewakili tiap individu dalam aktivitas serta pola distribusi energi sehari-hari.


Dengan mengenali chronotype diri masing masing, manusia bisa mengidentifikasi kapan waktu ideal untuk tidur dan bekerja secara produktif, serta menambah informasi mengenai kebiasaan makan yang selama ini belum disadari. Intinya adalah untuk meningkatkan self awareness.


Nah, manusia dikategorikan dalam 4 chronotype yang berbeda dengan merujuk pada pola hidup 4 binatang, berikut ini rangkumannya.


1. Singa


Tipe satu ini biasanya rajin bangun pagi-pagi dengan energi yang melimpah namun terkuras setelah siang. Meski begitu, orang dengan tipe ini punya rutinitas hari yang teratur.


Puncak produktivitas: pagi sampai menjelang tengah hari.


Waktu Istirahat: power nap sekitar 20 menit di siang hari untuk mengembalikan energi dan mengakhiri kegiatan di jam 9-10 malam.


Populasi tipe ini: 15% populasi manusia.


2. Beruang


Tipe Beruang beraktivitas sesuai dengan terbit dan tenggelamnya matahari dan dapat menyesuaikan dengan working hours secara umum.


Puncak produktivitas: sebelum tengah hari. Untuk hasil pekerjaan yang optimal, tipe ini menyelesaikan segala urusan pekerjaan maupun meeting sudah harus selesai sebelum larut sore.


Waktu istirahat: mengakhiri hari di jam 11 malam.


Populasi: tipe Chronotype paling umum, dimiliki sekitar 55% orang di dunia.


3. Serigala


Tipe selanjutnya kesulitan bangun pagi tapi sangat bertenaga saat menjelang sore, atau biasa disebut night owl. Tipe ini paling jago bila disuruh lembur karena itulah saat paling produktifnya.


Puncak produktivitas: menjelang sore hingga malam hari.


Waktu istirahat: mengakhiri kegiatan di jam 12 malam.


Populasi: tipe ini dimiliki 15% orang di dunia.


4. Lumba-lumba


Tipe terakhir punya masalah gangguan tidur/insomnia. Tak hanya itu, tipe lumba-lumba juga punya sensitivitas tinggi terhadap suara dan cahaya yang menghalanginya untuk tidur berkualitas.


Menariknya, orang dengan tipe ini bangun dalam keadaan tak segar dan nampak lelah di pagi hari.


Puncak produktivitas: pemilik chronotype lumba-lumba justru produktif di jam-jam strategis, yakni antara jam 11 pagi-2 siang.


Waktu istirahat: tipe ini biasa menyingkirkan segala gangguan seperti gadget mematikan lampu dan menutup kamar selak sekitar jam 11 malam dan berusaha sudah benar benar terlelap sebelum tengah malam


Populasi tipe ini: 15% populasi manusia.


Nah, itulah 4 tipe pola hidup berdasarkan chronotype yang berbeda. Kalau detikers tipe yang mana?



Simak Video "Siapa Saja yang Disarankan untuk Jalani Meditasi?"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia