Sering Mendadak Lupa Sesuatu Saat Keluar Ruangan? Ini Kata Pakar

Anastasia Anjani - detikEdu
Selasa, 21 Des 2021 19:30 WIB
ilustrasi lupa
Foto: iStock/Ilustrasi Lupa Karena Doorway Effect
Jakarta -

Apakah detikers sering lupa akan melakukan apa setelah keluar ruangan? Jika iya maka kalian mengalami doorway effect.

Sejak tahun 2006, psikolog dari University of Notre Dame di Indiana meneliti tentang doorway effect.

Studi yang dilakukan Gabriel Radvansky ini mengatakan jika seseorang keluar dari ruangan dan berjalan melalui pintu, akan membuat orang tersebut mudah lupa.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menggunakan pengaturan realitas virtual untuk menunjukkan jika ingatan para sukarelawan mengenai barang-barang di ruangan sebelumnya berkurang begitu mereka berjalan melewati pintu ke ruangan lain.

Hasil menunjukkan hal tersebut berhubungan dengan efek keluar dari pintu yang ada di dalam otak kita.

Menurut para peneliti, ingatan manusia seperti lemari, yang memiliki banyak bagian dimana kita dapat menyimpan kotak-kotak kecil pengalaman dalam kehidupan.

Kotak-kotak ingatan tersebut tetap ada di dalam otak, dan jika seseorang mengingat sesuatu maka memori akan memeriksa bagian tersebut dan ke bagian ingatan tersebut.

Para peneliti juga menjelaskan jika otak manusia jauh lebih kompleks dan menurut penelitian terbaru otak memiliki kemampuan untuk berubah sepanjang hidup seseorang. Ingatan manusia juga bersifat episodik.

Maksudnya adalah berlawanan dari sesuatu yang jelas, lebih tersegmentasi dan sangat bergantung pada orang yang membuatnya. Misalnya, cara seseorang mengingat suatu kejadian tertentu berbeda dari orang lain yang mengingat kejadian yang sama persis.

Sejauh ini, tidak ada penjelasan mengapa doorway effect terjadi, tetapi para ahli percaya jika kita melewati satu pintu dan masuk ke dalam ruang lain akan menciptakan mental block di dalam otak.

Hipotesis ini didukung oleh penelitian tentang ingatan, yang menunjukkan orang yang melewati pintu mengalami pembagian dalam ingatan mereka.

Selain itu, berjalan melalui pintu yang terbuka dianggap mengatur ulang memori untuk memberi ruang bagi munculnya episode baru. Dalam istilah ilmiahnya, pengalaman singkat melewati pintu dari satu ruangan ke ruangan lain disebut sebagai doorway effect.

Jangan khawatir apabila detikers mengalami doorway effect, karena hal tersebut tidak berhubungan dengan ingatan, kepintaran, dan kemampuan kognitif.



Simak Video "Mindful Demography, Cara Unik Kurangi Overthinking"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/faz)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia