Lagu Mariam Tomong, Berkisah Perjuangan Mengusir Penjajah di Tanah Batak

Kristina - detikEdu
Kamis, 11 Nov 2021 11:00 WIB
Musik keroncong digemari oleh masyarakat Tugu di Jakarta Utara. Jenis musik inilah yang menjadi cikal bakal keroncong asli Betawi, yang kemudian dikenal dengan sebutan Keroncong Tugu. Di tengah para pemukim Tugu, keroncong memang menemukan bentuk yang khas, dibandingkan dengan kroncong Jawa, dari segi tempo keroncong Tugu lebih cepat dan dinyanyikan lebih bersemangat.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Lagu Mariam Tomong merupakan lagu daerah yang bermakna sejarah. Lagu ini mengisahkan perjuangan masyarakat dalam mengusir penjajah di Tanah Batak.

Lagu Mariam Tomong berasal dari daerah Tapanuli, Sumatera Utara. Lagu ini diciptakan oleh Guru Nahum Situmorang, seorang komponis besar di Tanah Batak. Dilihat dari liriknya, Nahum Situmorang menghadirkan cerita sejarah kepada para pendengar. Seperti suara senapan hingga meriam yang digunakan pada masa kolonial.

Dikutip dari buku Seni Budaya oleh Jelly Eko Purnomo dan Zefri Yandra, musik daerah Sumatera Utara banyak dipengaruhi oleh musik gereja. Musik daerah ini terdiri dari Tata Ganing dan Gondang.

Tata Ganing merupakan musik yang menggunakan tangga nada diatonis. Beberapa alat musik yang digunakan seperti gerantung yakni alat musik pukul semacam gambang, tanggelong atau nungneng yakni alat musik yang sumber bunyinya berasal dari tali atau dawai, dan suling.

Beberapa lagu daerah yang menggunakan musik jenis ini antara lain Mariam Tomong, Anju Au, Butet, Dago Inang Sage, Liso, Sinanggar Tulo, Sing Sing So, Rambadia, Sengko-sengko, dan Setara Tilo.

Sedangkan Gondang adalah musik yang berbentuk ensambel gendang yang menjadi ciri umum musik di Sumatera Utara. Ensambel di sini merupakan musik orang Mandailing, sub etnis Batak dengan daerah terluas yang berbatasan dengan wilayah budaya Minangkabau, Sumatera Barat.

Alat musik yang dipakai di antaranya 9 buah gendang besar, sekelompok gong dengan berbagai ukuran, dan sepasang simbal. Lagu tradisional yang menggunakan ciri musik jenis ini adalah Sigulempong, Situmorang, dan Alusiau.

Tangga Nada Lagu Mariam Tomong

Lagu Mariam Tomong memiliki tangga mayor atau diatonis mayor. Berikut lirik lagu Mariam Tomong:

Salendang ma diginjang kain panjang ma ditoru

Pangeol ni gonting ma songondengke ma mango lu

O Mariam Tomong dainang si napang masin

O Mariam Tomong dainang si napang masin

Met met dope singk-ru da nunga dihandang-handing

Met met dope si b-ru da nu-nga dihandang-handingi

O Mariam Tomong dainang si napang masin 2x

Halungka dua langka dua langka hundul ahu maradian

Ta-ngis a-hu ma-lu-ngun hu i-ngot ma si po-ri-ban

O Mariam Tomong dainang si napang masin 2x

Ganjang do dalan kuli si rodion ni parodi

Godang dona so muli rongkap ni naso mangoli

O Mariam Tomong dainang si napang masin 2x

Ndang markapal ahu i anggo so kapal Parapat

Ndang mangoli ahu anggo so boru Hutabarat

O Mariam Tomong dainang si napang masin 2x

Selain mengisahkan semangat masyarakat dalam mengusir penjajah, lagu Mariam Tomong juga menjadi lagu 'Nina Bobo' masyarakat setempat karena digunakan untuk menidurkan anak-anak.



Simak Video "Balenggang Patah-Patah, Menikmati Hiburan Musik Daerah Manado Sulawesi Utara"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia