Surat Ar Rahman Ayat 13, Lafadz yang Diulang Hingga 31 Kali

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 28 Okt 2021 06:00 WIB
Tahun ini, Masjid Istiqlal tak menyelenggarakan kegiatan itikaf untuk jemaah. Kebijakan ini dikarenakan pandemi yang belum kunjung usai.
Foto: Rifkianto Nugroho/Surat Ar Rahman Ayat 13, Lafadz yang Diulang Hingga 31 Kali
Jakarta - Surat Ar Rahman adalah salah satu surat dalam Al Quran yang memiliki keunikan. Pasalnya, ada sebuah ayat yang diulang sebanyak 31 kali dalam sepanjang suratnya. Ayat ini mengingatkan nikmat Allah SWT pada manusia.

Berikut bacaan surat Ar Rahman ayat 13 yang berulang,

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Bacaan latin: Fa bi`ayyi ālā`i rabbikumā tukażżibān

Artinya: "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar Rahman adalah surat yang ke-55 dalam susunan mushaf Al Quran. Surat yang tergolong madaniyah ini memiliki 78 ayat.

Dikutip dari tafsir Al Quran Kementerian Agama (Kemenag), Allah SWT tengah menantang manusia dan para jin tentang nikmat-nikmat yang diberikan kepada mereka. Makna pendustaan adalah bentuk kekafiran terhadap Allah SWT dan mempersekutukanNya.

Sementara itu, Ibnu Katsir dalam tafsirnya lebih merujuk pada konteks nikmat dari Allah SWT yang diabaikan manusia. Padahal, nikmat Allah SWT tidak pernah absen dari kehidupan manusia mulai dari yang kecil hingga besar.

"Dapat disebutkan, nikmat-nikmat Tuhanmu tampak jelas pada kalian dan kalian diliputi olehnya hingga kalian tidak dapat mengingkarinya atau tidak mengakuinya," tulis Ibnu Katsir tentang surat Ar Rahman ayat 13.

Mengapa surat Ar Rahman ayat 13 diulang 31 kali?

Ayat tersebut diulang-ulang untuk memperkuat adanya nikmat Allah SWT untuk seluruh makhluk ciptaanNya, termasuk manusia. Hadirnya ayat ini sebagai upaya memperingatkan manusia.

Melalui surat Ar Rahman, Allah SWT menerangkan satu per satu nikmat yang diberikanNya kepada makhluk ciptaanNya. Dia menyusun surat ini sedemikian rupa sehingga menjadikan kalimat فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ menjadi sebuah ayat pemisah dari tiap penjelasan nikmat tersebut.

"Dari itu, sambil Allah menyebut satu persatu dari nikmat-nikmat tersebut Dia memisahkannya dengan kata-kata memperingati dan memperkuat tentang adanya nikmat-nikmat tersebut," tulis Kemenag.

Menurut Kemenag, susunan kata seperti ini sudah banyak digunakan dalam susunan bahasa Arab dan penuturnya saat berbincang dengan teman. Artinya, bukankah Allah hendak 'mengakrabkan diri' dengan makhluk ciptaanNya lewat surat Ar Rahman?

Wallahu 'alam. Semoga informasi terkait kandungan surat Ar Rahman ayat 13 ini dapat menambah wawasan Sahabat Hikmah ya.

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia