Terinspirasi Al Quran Surat An Nisa 56, Tim UGM Riset Perambatan Rasa Sakit

Rosmha Widiyani - detikEdu
Jumat, 22 Okt 2021 11:30 WIB
Gerbang kampus UGM.
Foto: Dok Humas UGM/Terinspirasi Al Quran Surat An Nisa 56, Tim UGM Riset Perambatan Rasa Sakit.
Jakarta - Terinspirasi Al Quran surat An Nisa ayat 56, tim Universitas Gadjah Mada (UGM) meneliti perambatan rangsang sakit. Riset dilakukan melalui kajian molekuler berdasarkan data dalam The Cancer Genome atlas.

"Kami melakukan analisis proteomik untuk mencari korelasi antara perbaikan kulit dengan tumbuhnya saraf-saraf sensorik yang berperan dalam perambatan rangsang sakit. Analisa ini untuk melihat sudut pandang saintifik dari QS Annisa ayat 56," kata ketua tim Ahmad Syauqy Tafrihani.

Terinspirasi Al Quran Surat An Nisa 56, Tim UGM Riset Perambatan Rasa SakitTerinspirasi Al Quran Surat An Nisa 56, Tim UGM Riset Perambatan Rasa Sakit. Foto: UGM

Dikutip dari rilis yang diterima detikcom, tim menemukan prediksi hubungan interaksi antar molekul dalam pertumbuhan sel kulit manusia. Interaksi ini terkait perbanyakan sel fibroblas dengan perambatan rangsang sakit.

The Cancer Genome atlas yang digunakan dalam riset ini adalah database bioinformatika tubuh manusia. Database berasal dari profil ekspresi protein pada sel tubuh manusia. Hasilnya riset menggambarkan mekanisme seluler yang sebenarnya terjadi.

Syauqy mengatakan, hasil riset akan dipresentasikan dalam Islamic Science and Technology Fair 2021. Riset akan berkompetisi dalam kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (LKTIA) pada 23 Oktober 2021. Riset diharapkan memberi hasil terbaik bagi tim dan masyarakat.

"Mohon doanya semoga penemuan kami bisa bermanfaat dan semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik", ujar salah satu anggota tim UGM Klarissa Nabila.

Berikut QS An Nisa 56 yang menginspirasi tim UGM

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُم بَدَّلْنَٰهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا۟ ٱلْعَذَابَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

Arab latin: Innallażīna kafarụ bi`āyātinā saufa nuṣlīhim nārā, kullamā naḍijat julụduhum baddalnāhum julụdan gairahā liyażụqul-'ażāb, innallāha kāna 'azīzan ḥakīmā

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ayat tersebut menjelaskan kuasa Allah SWT kepada hambaNya yang kafir dan ingkar. Hamba tersebut akan masuk neraka dan merasakan azab Allah SWT. Kulit mereka yang hangus langsung diganti baru, untuk kemudian terbakar lagi.

Selain kuasa Allah SWT, ayat ini memberi isyarat sel kulit manusia yang cepat tumbuh. Saat sudah hangus, sel kulit bisa segera tumbuh kembali. Mekanisme inilah yang menimbulkan rasa nyeri neuropatik, hingga menjadi azab yang pedih.

Salah satu anggota tim UGM Anik Sri Ernawati berharap, riset ini dapat menjadi sarana baru dalam berdakwah. Penyampaian sisi ilmiah dapat menarik perhatian generasi terkini yang kritis dan kreatif dalam merespon permasalahan.

Simak Video "BEM UGM Bagikan Sembako, Sindir Pemerintah Tangani Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia