×
Ad

Platform SatuBeasiswa Diharapkan Dorong Makin Banyak Anak RI yang Kuliah

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 21 Sep 2026 16:00 WIB
Platfom SatuBeasiswa Kemdiktisaintek Foto: SatuBeasiswa
Jakarta -

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merilis platform SatuBeasiswa Indonesia baru-baru ini. Anak muda RI dapat menggunakan sistem informasi beasiswa Indonesia terpusat ini untuk mencari peluang beasiswa kuliah D3-S3 dan short course dari pemerintah maupun swasta.

SatuBeasiswa diharapkan turut mendorong kenaikan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Dengan realisasi 32,89 persen pada 2025, APK pendidikan tinggi ditargetkan naik menjadi 34,92 persen pada 2026, 38,04 persen pada 2029, dan 60 persen pada 2045, dikutip dari laman Kemdiktisaintek.

Dalam mengakses pendidikan tinggi, anak Indonesia menghadapi tantangan kondisi ekonomi keluarga. Sementara itu, anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) juga menghadapi keterbatasan akses ke perguruan tinggi. Beasiswa dinilai dapat meringankan hambatan ekonomi jika informasinya dapat sampai ke tangan yang membutuhkan.

"Tentu ada banyak ya anak-anak di desa, di kota yang kadang-kadang mereka telah belajar dengan tekun, dengan rajin, dia bermimpi menjadi seorang sarjana, seorang insinyur dan sebagainya. Tetapi kadang mereka merasa, apa, rendah diri begitu ya. karena tidak tahu, kata Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto.

"Nah, harapannya dengan adanya informasi beasiswa ini juga optimisme adik-adik kita menjadi bangkit, keinginan belajar menjadi lebih tinggi dan pada akhirnya tidak ada adik-adik kita, saudara kita sebangsa setanah air kita yang tertinggal di belakang hanya karena permasalahan ekonomi," sambungnya.

Hal tersebut ia sampaikan pada pada Sarasehan Mitra Beasiswa SatuBeasiswa Indonesia di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu (16/9/2026) lalu, diakses dari kanal YouTube Kemdiktisaintek, Senin (21/9/2026).

Brian mengatakan, SatuIndonesia pada dasarnya menyatukan informasi beasiswa terverifikasi dari beragam mitra dalam satu wadah.

"Gagasannya sederhana. Informasi beasiswa dari seluruh mitra kita satukan dalam satu wadah, sehingga dapat menjangkau calon penerima di seluruh Indonesia, baik di kota besar maupun di pelosok negeri," ucapnya.

Untuk meningkatkan peluang beasiswa yang dapat diakses anak Indonesia, Brian mengatakan pihaknya akan menggandeng pemda hingga perusahaan lebih luas.

"Kita juga akan menghubungi pemda-pemda ya, Pak Sandro, untuk menanyakan informasi-informasi yang ada. Karena sering pemda-pemda, perusahaan-perusahaan di daerah ini baik-baik tetapi mungkin tidak mau tampil begitu ya, Pak Gubernur ya, karena katanya memberikan sambil diam-diam. Nah, kita nih bukan dalam rangka pamer, tetapi agar informasinya bisa diterima lebih luas sehingga mahasiswa yang membutuhkan tahu bahwa ada beasiswa A, beasiswa B, begitu," ucapnya.

Pada platform SatuBeasiswa, mitra terlibat dalam melakukan entry data beasiswa. Bagi pemerintah, data yang lengkap dan akurat dapat mendorong akurasi pemetaan kebutuhan beasiswa nasional. Hal ini menurut Kemdiktisaintek menjadi dasar sinkronisasi program antarmitra untuk mendukung pemerataan akses pendidikan.

Sementara itu, bagi pihak pemda dan perusahaan, penayangan beasiswa memberikan promosi dengan jangkauan skala nasional, sambil meningkatkan kredibilitas serta legitimasi program.

Data Beasiswa di SatuBeasiswa

Berdasarkan data SatuBeasiswa Indonesia dari Kemdiktisaintek per 15 September 2026, terdapat 71 program beasiswa dengan total pendanaan dari pemerintah dan mitra sekitar Rp16,37 triliun.

Data tersebut meliputi sekitar 853 ribu penerima manfaat, sementara total kuota yang dibuka sebanyak 1,22 juta orang.

Lebih lanjut, terdapat 465 jenis beasiswa pada platform SatuBeasiswa Indonesia. Sebanyak 340 di antaranya berasal dari mitra filantropi, 54 dari pemerintah daerah, 27 dari pemerintah pusat, 27 dari perusahaan, dan 17 dari perguruan tinggi.

Angka di atas menurut Kemdiktisaintek merupakan gambaran sementara yang akan terus berkembang seiring pertambahan mitra dan data yang diverifikasi.

Cara Cari Beasiswa di SatuBeasiswa Kemdiktisaintek

  • Buka https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/
  • Klik Cari Beasiswa
  • Pilih jenjang dan lokasi (opsional)
  • Pilih skema pendanaan (opsional)
  • Isikan nama beasiswa, penyelenggara, lokasinya jika tahu
  • Klik Cari Beasiswa
  • Pilih status pendaftaran, misalnya yang sedang dibuka atau belum dimulai
  • Klik Lihat Detail
  • Buat akun dengan klik menu Buat Akun, verifikasi email, dan lengkapi profil
  • Simpan beasiswa yang diinginkan dan mendaftar ke laman resminya sesuai jadwal.

Pencari beasiswa juga dapat membuat akun dulu sebelum mencari beasiswa. Semoga bermanfaat, detikers!



Simak Video "Video K-Talk: Kuliah di Korea Gak Cuma Pakai GKS atau LPDP, Caranya?"

(twu/pal)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork