KIP-K Terbatas, Mendikti Puji Semangat Kampus Beri Beasiswa Mandiri

ADVERTISEMENT

KIP-K Terbatas, Mendikti Puji Semangat Kampus Beri Beasiswa Mandiri

Cicin Yulianti - detikEdu
Kamis, 17 Sep 2026 13:30 WIB
Mendiktisaintek Brian Yuliarto pada  acara Sarasehan Mitra Beasiswa dan Platform SatuBeasiswa Indonesia di Gedung D Kemdiktisaintek, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).
Mendiktisaintek. Foto: Cicin Yulianti/detikcom
Jakarta -

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Brian Yuliarto mengapresiasi kepedulian perguruan tinggi dalam menyediakan beasiswa. Ia melihat saat ini sudah banyak kampus yang mampu mengelola beasiswa untuk mahasiswanya.

Bentuk apresiasi ini ia utarakan karena mengingat kuota dan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dari pemerintah masih terbatas. Ia salut banyak kampus yang berkorban memberikan beasiswa mandiri agar mahasiswanya tidak putus kuliah.

"Saya sering terharu, para rektor meskipun kadang-kadang anggarannya terbatas, mereka selalu bilang, 'Kalau untuk alasan ekonomi, kami tidak akan DO. Kalau karena problem ekonomi, kita akan bantu,'" ujarnya dalam acara peluncuran platform SatuBeasiswa Indonesia di Gedung D Kemdiktisaintek, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2026) ditulis Kamis (17/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran KIP-K Masih Terbatas

Brian menyebut pemerintah pusat sudah menganggarkan dana untuk KIP Kuliah lebih dari Rp 15 triliun setiap tahunnya. Namun, ternyata nilai tersebut belum bisa sepenuhnya membantu lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

"Pemerintah tentu sudah sangat berjuang keras. Ada lebih dari 15 triliun tadi disampaikan, diberikan oleh pemerintah untuk keluarga-keluarga yang tidak mampu, anak-anak yang mendapatkan beasiswa KIP-K," kata Brian.

Oleh karena itu, Brian berterima kasih kepada perguruan tinggi yang sudah ikut serta membantu mahasiswa. Ia juga berterima kasih kepada perusahaan swasta dan pemerintah daerah yang turut menggelontorkan dananya untuk beasiswa kuliah.

"Meskipun beasiswa KIP-K juga sangat terbatas, namun kami sangat berterima kasih, banyak sekali perguruan tinggi-perguruan tinggi yang rela dan juga berkolaborasi, berkorban memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa," kata Brian.

Menurutnya, pendidikan tinggi adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Ia yakin, bantuan tersebut dapat membantu mahasiswa memutus rantai kemiskinan.

"Kita tahu bahwa kemiskinan sering kali diwariskan. Anak yang lahir berasal dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah biasanya sulit mendapatkan pendidikan. Tanpa pendidikan yang memadai, kemungkinan masa depannya tentu menjadi sangat terbatas, menjadi sempit," katanya.

Dorong Alumni KIP-K Bantu Adik Kelas

Selain itu, Brian juga mengajak para alumni penerima KIP Kuliah yang sudah sukses untuk membantu adik kelasnya yang membutuhkan. Brian melihat banyak alumni KIP-K yang sukses tetapi mereka bingung cara menyalurkan beasiswanya.

"Dan kami juga ingin menyusun barangkali nanti kita perlu dorong para alumni yang dulunya penerima beasiswa untuk juga jangan lupa kalau sudah jadi orang berhasil, bantu dong adik-adik kelasnya," katanya.

Untuk memudahkan calon pemberi beasiswa dalam menyalurkan bantuannya, Kemdiktisaintek telah membuat platform SatuBeasiswa Indonesia. Platform ini akan mempertemukan pemberi dan penerima beasiswa.

"Nah, inisiatif dari Satu Beasiswa Indonesia ini adalah untuk mengumpulkan bersama-sama di satu ruangan, tentu ruangnya ruang digital, untuk bertemu seluruh pihak, baik yang mau memberi beasiswa maupun pencari beasiswa," kata Brian.

Saat ini, sudah ada sebanyak 495 program beasiswa yang masuk. Dari jumlah tersebut sudah ada 71 beasiswa yang dibuka.

"Satu Beasiswa Indonesia itu sudah mencatat 495 program dari pemberi beasiswa dengan total nominal Rp 1,1 triliun. Nah, ini sangat luar biasa. Komposisinya adalah dari 495, 340 itu berasal dari mitra filantropi, 54 dari pemda, 57 dari pemerintah pusat, 27 dari perusahaan, dan 17 dari perguruan tinggi," tutur Brian.



(cyu/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads