detikBali

Wisata Ubud 2 Hari 1 Malam: Itinerary, Penginapan, Kuliner, Estimasi Biaya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Wisata Ubud 2 Hari 1 Malam: Itinerary, Penginapan, Kuliner, Estimasi Biaya


I Gusti Ayu Natasha - detikBali

Puri Ubud merupakan pusat pemerintahan kerajaan Ubud yang hingga kini menjadi destinasi favorit wisatawan. Arsitektur yang masih kental membuat setiap sudut di istana ini menjadi semakin cantik dan mempesona. Yuk simak kecantikan Puri Ubud.
Sejumlah wisatawan mengunjungi Puri Ubud, Gianyar, Bali, beberapa waktu lalu. (Foto: Ni Made Nami Krisnayanti)
Daftar Isi
Gianyar -

Ubud menjadi salah satu pilihan ideal untuk liburan singkat selama 2 hari 1 malam di Pulau Dewata. Ubud menawarkan perpaduan seni, budaya, alam, maupun kuliner khas Bali.

Rute yang tertata dapat membuat lebih banyak waktu bagi wisatawan untuk menjelajahi pusat Ubud. Termasuk menikmati hamparan sawah terasering, pura, dan air terjun.

Simak rekomendasi itinerary, penginapan, kuliner, hingga estimasi biaya liburan singkat 2 hari 1 malam di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelajah Budaya dan Pusat Ubud

Ubud berlokasi di Kabupaten Gianyar. Pada hari pertama check in penginapan, Anda dapat memulai sarapan pagi pukul 08.00 Wita. Ada banyak pilihan akomodasi di sekitar Jalan Raya Ubud, Jalan Monkey Forest, maupun Jalan Hanoman agar lebih mudah menjangkau destinasi utama dengan berjalan kaki.

Setelah sarapan, Anda dapat mengunjungi Monkey Forest sekitar pukul 09.00 Wita. Datang di pagi hari juga memungkinkan wisatawan merasakan suasana yang lebih sejuk dan tidak terlalu padat pengunjung.

ADVERTISEMENT

Seperti namanya, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan kawanan monyet di kawasan Monkey Forest. Kawasan ini sejatinya merupakan cagar alam dengan kompleks pura yang disucikan oleh umat Hindu setempat.

Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali.Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali. Foto: Website Monkey Forest Ubud

Setelah mengunjungi Monkey Forest, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju Puri Saren Agung yang menawarkan megahnya arsitektur keraton Bali. Tak jauh dari sana, terdapat Pura Taman Saraswati dengan pesona bunga teratai di atas air kolam yang jernih.

Pukul 12.00 Wita, waktunya untuk makan siang, mengisi energi sebelum melanjutkan perjalanan. Anda dapat mencoba nasi campur Bali, ayam betutu, bebek goreng, maupun babi guling.

Jangan lupa, setelah makan sempatkan berkunjung ke Pasar Seni Ubud untuk membeli oleh-oleh. Ada beragam oleh-oleh populer yang dapat dibeli seperti tas anyaman yang trendi, kain, lukisan, dan kerajinan khas Bali lainnya.

Menjelang pukul 15.00 Wita, jalan-jalan sore hari di Campuhan Ridge Walk dapat menjadi pilihan. Cobalah melintasi jalur trekking dengan hamparan perbukitan hijau, gemericik air sungai, dan udara yang menyegarkan.

Wisatawan disarankan membawa air minum dan memakai sepatu ternyaman. Menelusuri jalan setapak di kawasan Campuhan memiliki jalur yang cukup panjang meski tidak terlalu menantang.

Pada malam hari, jelajahilah jalanan Ubud. Anda juga dapat mengeksplor makan malam di kafe maupun restoran sekitar Ubud.

Jika masih memiliki waktu lebih, jangan lupa untuk menonton pertunjukan tradisional Bali yang biasanya digelar di Puri Saren Agung. Pertunjukan ini menjadi cara terbaik menutup hari pertama dengan nuansa budaya Bali yang kental.

Alam, Sawah, dan Air Terjun

Hari kedua dapat dimulai lebih pagi, diawali dengan sarapan dan check out sekitar pukul 06.30 Wita. Arahkan perjalanan menuju Tegallalang Rice Terrace.

Datang sebelum pukul 09.00 agar dapat menikmati pemandangan sawah yang masin tenang dan cahaya matahari yang hangat. Jangan lupa untuk mendokumentasikan setiap sudut yang dilalui sepanjang perjalanan.

Sawah Tegalalang di Ubud, BaliSawah Tegalalang di Ubud, Bali Foto: Istimewa

Tegallalang menjadi salah satu destinasi ikonik dengan sensasi spot foto di atas sawah. Aktivitas ini bersifat opsional dan sebaiknya disesuaikan dengan minat maupun anggaran perjalanan.

Setelah melewati Tegallalang, Anda dapat berkunjung ke Pura Tirta Empul di Tampaksiring sekitar pukul 10.30 Wita. Pura ini dikenal dengan kolam suci tempat umat Hindu melakukan ritual melukat.

Wisatawan yang hendak berkunjung ke Pura Tirta Empul diwajibkan mengenakan kamen (kain) dan menghormati aturan yang berlaku selama di kawasan suci itu. Jagalah sikap selama berada di kawasan tersebut.

Sejumlah wisatawan mancanegara melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu (24/4/2024). Ritual tersebut direncanakan masuk dalam agenda World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 mendatang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/Spt.Sejumlah wisatawan mancanegara melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu (24/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Setelah makan siang, Anda dapat berkunjung ke Goa Gajah yang masih terletak di Kabupaten Gianyar. Situs arkeologi ini menyimpan gua kuno, relief batu, kolam suci, maupun suasana tenang yang cocok untuk wisata sejarah dan budaya.

Sore hari, akhiri perjalanan di Tegenungan Waterfall. Air terjun ini populer dengan aksesnya yang relatif mudah dan pemandangan yang cocok untuk berfoto. Setelah itu, wisatawan dapat kembali ke Denpasar, bandara, atau melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Bali.

Rute Efisien untuk Dua Hari

Agar tidak kehilangan banyak waktu di jalan, bagilah perjalanan menjadi dua zona. Hari pertama fokus pada pusat Ubud yang meliputi Monkey Forest, Puri Saren, Pura Saraswati, Pasar Seni Ubud, dan Campuhan Ridge Walk. Semua lokasi tersebut memiliki jarak yang dekat sehingga dapat dijangkau dengan berjalan kaki atau mengendarai motor.

Hari kedua fokus pada rute timur dan utara Ubud, yaitu, Tegallalang, Tirta Empul, Goa Gajah, dan Tegenungan Waterfall. Urutan ini membantu para wisatawan menghindari perjalanan bolak balik sehingga membuat waktu liburan lebih efisien.

Bagi wisatawan yang berangkat dari Denpasar atau Kuta, perjalanan ke Ubud umumnya memakan waktu sekitar satu jam. Namun, hal itu tergantung dengan kondisi lalu lintas pada hari itu.

Pilihan Penginapan di Ubud

Perjalanan 2 hari 1 malam, sebaiknya menginap di satu lokasi agar tidak repot untuk berpindah pindah. Penginapan di pusat Ubud menjadi pilihan paling praktis karena dekat dengan kuliner, pasar, puri, dan Monkey Forest.

Wisatawan dapat berhemat dengan memilih hostel atau guesthouse sederhana dengan harga mulai sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu per malam. Bagi wisatawan yang mementingkan kenyamanan lebih, hotel atau villa dengan kolam renang tersedia dengan kisaran harga Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta per malam. Sementara resort atau villa privat dengan pemandangan sawah, biasanya mulai dari patokan harga Rp 1,5 juta per malam.

Kuliner yang Wajib Dicoba di Ubud

Ubud terkenal dengan kuliner Bali yang kaya akan rempah. Untuk makan siang atau malam, wisatawan dapat mencoba babi guling, bebek betutu, bebek goreng, ayam betutu, hingga nasi campur Bali. Hidangan-hidangan ini merupakan menu populer yang kerap direkomendasikan saat berkunjung ke Ubud.

bebek betutu khas balibebek betutu khas bali Foto: detikcom

Bagi penikmat kopi, Ubud juga memiliki banyak kafe dengan kopi lokal dan suasana tenang. Wisatawan dapat mencoba smoothie bowl atau menu sehat di kafe-kafe sekitar pusat Ubud, terutama untuk sarapan sebelum memulai perjalanan.

Estimasi Biaya Perjalanan di Ubud

Bagi wisatawan domestik dengan gaya perjalanan menengah, estimasi biaya per orang belum termasuk tiket pesawat sekitar Rp 1 juta hingga Rp 4 juta. Komponen biaya tersebut mencakup penginapan satu malam sekitar Rp 400 ribu, sewa motor dua hari sekitar Rp 150 ribu, atau sewa mobil sekitar Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta per hari.

Biaya makan untuk empat hingga lima kali diperkirakan Rp 250 ribu hingga Rp 600 ribu. Tiket masuk wisata dan aktivitas tambahan seperti Bali Swing dapat memakan biaya Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. Sisanya dapat dialokasikan untuk oleh-oleh dan kebutuhan pribadi.

Tips Liburan Nyaman di Ubud

Datang ke Monkey Forest dan Tegallalang pada pagi hari agar cuaca sejuk, tidak terlalu panas, dan lokasi tidak terlalu ramai. Membawa uang tunai untuk tiket masuk, parkir, serta pembelian cemilan maupun minuman di warung kecil

Saat mengunjungi pura, gunakan pakaian sopan dan ikuti aturan yang berlaku. Jika bepergian bersama keluarga atau ingin rute yang lebih efisien, menyewa mobil dengan sopir menjadi pilihan yang lebih nyaman dibandingkan mengandalkan transportasi online.

Nah, itinerary ini dapat memberikan pengalaman lengkap mulai dari budaya, alam, kuliner, hingga relaksasi. Rute yang efisien membuat liburan tetap santai, sementara pilihan penginapan di pusat Ubud membantu wisatawan menikmati destinasi utama dengan lebih mudah.

Selamat berlibur!



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads