Kawasan wisata Nusa Penida, Klungkung, Bali, ramai diserbu wisatawan selama musim liburan atau high season. Menurut data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung, kunjungan turis ke Nusa Penida bisa mencapai 4.000 orang per hari.
Meski begitu, ramainya kunjungan tersebut tidak berbanding lurus dengan tingkat okupansi penginapan di Nusa Penida. Ratusan hotel di kawasan wisata itu justru sepi dengan rata-rata okupansi hanya di angka 30 persen.
"Rata-rata okupansi 30 persen. Kadang-kadang kalau hotel kecil bisa cuma 10 persen. Tapi kalau hotel-hotel besar selalu penuh karena fasilitasnya lengkap. Ada restoran, hiburan malam, gym, dan fasilitas penunjang lainnya," ungkap Ketua PHRI Klungkung, I Putu Darmaya, Rabu (15/6/2026).
"Sedangkan hotel -hotel kecil rata-rata tidak ada restoran dan service-nya kurang. Jadi, hanya menyediakan tempat menginap," imbuhnya.
Berdasarkan data PHRI Klungkung, saat ini ada sekitar 460 hotel menengah ke bawah yang terdata di Nusa Penida. Namun, jumlah ini diprediksi jauh lebih banyak jika menghitung akomodasi yang belum terdata secara resmi.
Simak Video "Menikmati Panorama Menakjubkan Crystal Bay di Sore Hari, Bali"
(iws/iws)