Aksi mogok bersama ini dilaporkan sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan militer Israel. Perwakilan dari berbagai negara—termasuk Indonesia, Palestina, Pakistan, Arab Saudi, Turki, Malaysia, hingga Qatar—terlihat bangkit dari tempat duduk dan meninggalkan deretan kursi kosong di hadapan sang Presiden Israel.
Embed Video