detikBali

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Dua Yonif TP di Sumba

Terpopuler Koleksi Pilihan

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Dua Yonif TP di Sumba


Simon Selly - detikBali

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, saat Kunker di Sumba Barat Daya pada, Jumat (16/10/2026).
Foto: Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, saat Kunker di Sumba Barat Daya pada, Jumat (16/10/2026). (Dok. Humas Pemprov NTT)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau lokasi Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (16/10/2026).

Kedatangan Menhan di Bandara Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), disambut Wakil Gubernur Wagub NTT Johni Asadoma, bersama Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Hendro Cahyono, Bupati SBD Ratu Ngadu Bonu Wulla, unsur Forkopimda SBD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kunker Sjafrie di Pulau Sumba, agenda utamanya meninjau kesiapan dua satuan teritorial pembangunan, yakni Yonif TP 930/Toda Tebi di Kabupaten Sumba Tengah dan Yonif TP 876/Palatana di Kabupaten Sumba Timur.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kerja Kementerian Pertahanan untuk melihat secara langsung kesiapan dan kondisi lokasi satuan teritorial pembangunan di wilayah NTT.

ADVERTISEMENT

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengatakan kehadiran Menhan merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI, terutama dalam mendukung pembangunan wilayah serta menjaga stabilitas keamanan di NTT.

"NTT merupakan wilayah strategis yang memiliki posisi penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI menjadi sangat penting," jelas Johni, dalam siaran pers yang diterima detikBali.

Menurut Jhoni, pembangunan kekuatan pertahanan di daerah harus berjalan selaras dengan kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita berharap kerja sama ini dapat memperkuat pertahanan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Johni menambahkan, kehadiran satuan teritorial pembangunan diharapkan tidak hanya mendukung tugas pertahanan negara, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam membantu percepatan pembangunan dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Selain meninjau lokasi Yonif TP, Sjafrie juga dijadwalkan melakukan pertemuan bersama jajaran pemerintah daerah di wilayah Sumba.

"Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan program strategis pemerintah pusat dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah," katanya.

Bagi Pemprov NTT, kata Jhoni, penguatan pertahanan dan keamanan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan.

"Stabilitas wilayah menjadi salah satu faktor pendukung bagi kelancaran pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," lanjut mantan Kapolda NTT ini.

Ia mengatakan Pemprov NTT menyambut baik kunjungan kerja Menhan sebagai wujud penguatan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

"Kunjungan ini, guna memperkokoh pertahanan negara dan mendukung pembangunan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan," ujar dia.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads