Kepala Departemen Teknik Pusdikif, Letkol Inf. Sunarya, menjelaskan bahwa area tersebut merupakan tempat latihan beberapa kesatuan, termasuk Pusdikkav, sehingga kepemilikan mortir belum bisa dipastikan. Pihak TNI juga menegaskan bahwa prosedur latihan dan tanda peringatan sirine selalu dijalankan.
Mari kawal terus kasus ini agar ada titik terang. Pihak keluarga semoga diberi ketabahan.
Embed Video