Pelatih Bali United, Johnny Jansen, melontarkan pujian kepada Tim Geypens yang dinilai mampu menjalankan berbagai peran dengan baik. Pemain naturalisasi berusia 22 tahun itu menunjukkan fleksibilitas dengan tampil di tiga posisi berbeda dalam empat pekan awal Super League 2026/2027.
Dalam empat pekan Super League 2026/2027, Geypens tampil di tiga posisi berbeda, yakni bek kiri, gelandang bertahan, dan bek tengah. Meski posisi utamanya adalah bek kiri, Geypens dinilai mampu menjalankan peran di lini tengah maupun sebagai bek tengah.
"Posisi murninya adalah bek kiri, tetapi dia bisa bermain sebagai gelandang dan kali ini di lini belakang. Dia mampu menjalankan instruksi berbeda dari setiap posisi dengan baik," puji Johnny Jansen, Rabu (14/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran sebagai bek tengah mulai dijalani Geypens saat Bali United bertandang ke markas Borneo FC. Ketika Rahmat Arjuna harus meninggalkan lapangan lebih cepat, Geypens beradaptasi dengan perubahan taktik dan mengisi posisi tersebut. Peran serupa kembali dijalaninya saat menghadapi Persijap Jepara, Sabtu (10/10).
Pelatih asal Belanda itu mengaku senang dengan kemampuan Geypens dalam menjalankan berbagai peran meski masih berusia muda. Fleksibilitas tersebut menjadi opsi bagi Bali United, terutama saat kondisi pemain di lini belakang belum sepenuhnya ideal.
"Geypens menjadi pilihan disaat kami kehilangan sejumlah pemain. Dan dia menunjukkan kepercayaan dengan baik," tegas Jansen.
Selanjutnya, Bali United akan melakoni laga tandang melawan Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (16/10). Absennya bek tengah Thomas Lam akibat akumulasi kartu membuat posisi yang akan ditempati Geypens pada laga tersebut menjadi tanda tanya.