detikBali

Ternyata Ini Penyebab Antrean BBM di Bali, ESDM Janji Besok Beres

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ternyata Ini Penyebab Antrean BBM di Bali, ESDM Janji Besok Beres


Heri Purnomo - detikBali

Warga mengantre BBM di SPBU Besang, Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung, Bali, Rabu (14/10/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Warga mengantre BBM di SPBU Besang, Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung, Bali, Rabu (14/10/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Denpasar -

Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Bali dipicu keterlambatan kapal pengangkut dan kendala distribusi BBM. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan masalah tersebut teratasi paling lambat besok setelah kapal pengangkut BBM tiba dan distribusi dikebut selama 24 jam.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan antrean bukan disebabkan stok BBM yang menipis. Ketahanan stok BBM nasional disebut masih berada di level 18-20 hari.

"Kapalnya sudah tiba, sejak Senin kemarin sudah dilakukan operasi pasar 24 jam. Mungkin hari ini atau besok sudah selesai permasalahannya," kata Laode saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10/2026), dilansir dari detikFinance.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laode menjelaskan cuaca turut menghambat distribusi. Sungai yang mengering membuat pengiriman yang biasanya menggunakan angkutan sungai harus dialihkan ke truk dengan kapasitas lebih kecil. Sementara itu, gelombang tinggi dapat menghambat kapal bersandar sehingga proses bongkar muat tertunda.

ADVERTISEMENT

"Lalu, kalau ombak lagi tinggi itu kapal walaupun sudah di lokasi itu gak bisa sandar. Nah ini memperlambat proses pendistribusian, tapi begitu sudah sandar kaya di Bali kemarin langsung dilaksanakan distribusi 24 jam, jadi dikejar," sambungnya.

Pertamina Kebut Pasokan ke SPBU

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga mempercepat pemulihan pasokan BBM di Bali dengan memprioritaskan pengiriman ke SPBU berdasarkan kebutuhan dan mengoptimalkan distribusi selama 24 jam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan kapal MT Klasogun yang membawa tambahan pasokan Pertalite dan Biosolar telah tiba di Fuel Terminal (FT) Sanggaran pada Selasa (13/10).

"Kami mengoptimalkan pengiriman dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing SPBU serta menjalankan suplai secara kontinu selama 24 jam. Dengan langkah ini, kami berharap proses pemulihan pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat," ujar Ahad dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).

Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali terkait perkembangan penanganan di lapangan dan rencana kunjungan Gubernur Bali ke SPBU.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan mengakses informasi resmi melalui Pertamina. Pengaduan terkait layanan dan produk dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135.

Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini!



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads