Bali United resmi menunjuk Sandhika Pratama menjadi pelatih tim U-20 yang berlaga di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026/2027. Pria asal Denpasar itu sebelumnya sempat menjabat sebagai asisten pelatih Nova Arianto saat menukangi Timnas Indonesia U-17.
Bagi Sandhika, menjadi pelatih kelompok umur di Bali United bukan hal baru. Ia juga sempat mencicipi sebagai pelatih Bali United U-16 serta tim Bali United Women pada 2019. Kini, ia dituntut mengembangkan pemain muda sekaligus menyiapkan talenta yang siap naik ke level senior.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah tugas yang menantang. Sejatinya saya memiliki tugas untuk membantu para pemain agar terus berkembang. Pengalaman saya di beberapa kesempatan sebagai pelatih di beberapa kategori usia menjadi pegangan saya untuk berprestasi bersama tim U20 saat ini," ujar Sandhika, Rabu (7/10/2026).
Sandhika mengungkapkan Bali United U-20 diproyeksikan sebagai salah satu mata rantai utama dalam program regenerasi klub. Menurutnya, pemain tidak hanya dituntut berkembang secara individu, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki standar permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim utama.
"Tugas utama tentu menjadikan Bali United U-20 sebagai kantong utama untuk melahirkan bintang baru bagi Bali United di masa mendatang sesuai arahan pelatih Johnny Jansen," imbuhnya.
Sandhika menuturkan pengembangan pemain tidak berhenti pada pencapaian di level EPA. Program pengembangan tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan pemain yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi tim senior.
"Bali United U-20 bukan sekadar tim kompetisi, melainkan wadah untuk menyiapkan generasi penerus Serdadu Tridatu," pungkasnya.
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-17, Sandhika Pratama ditunjuk menjadi pelatih Bali United U-20. /dok. Bali United