detikBali

Laga Pramusim Panas: Fulham WO, Malaga Cetak Penalti ke Gawang Kosong

Terpopuler Koleksi Pilihan

Laga Pramusim Panas: Fulham WO, Malaga Cetak Penalti ke Gawang Kosong


Kris FW - detikBali

Ilustrasi gol.
Ilustrasi gol. (Foto: ChatGPT)
Denpasar -

Fulham meninggalkan lapangan sebelum adu penalti, tetapi Málaga tetap melanjutkan eksekusi. Eneko Jauregi kemudian menendang bola ke gawang Fulham yang sudah kosong dan Málaga mengklaim diri sebagai juara Trofeo Costa del Sol.

Drama tersebut terjadi setelah Málaga dan Fulham bermain imbang 2-2 dalam laga Trofeo Costa del Sol Cervezas Victoria di Estadio La Rosaleda, Rabu (12/8/2026). Pertandingan pramusim itu berakhir dengan situasi yang tidak biasa setelah kedua tim berbeda pemahaman soal adu penalti.

Fulham dua kali memimpin dalam pertandingan. Ryan Sessegnon membuka keunggulan pada menit ke-24 sebelum Chupete menyamakan skor untuk Málaga. Alex Iwobi kemudian membawa Fulham kembali unggul, tetapi Eneko Jauregi menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-90.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skor 2-2 membuat pertandingan seharusnya dilanjutkan dengan adu penalti untuk menentukan pemenang trofi. Namun, para pemain Fulham justru meninggalkan lapangan.

ADVERTISEMENT

Fulham kemudian menegaskan bahwa kedua tim sebelumnya telah sepakat tidak akan menggelar adu penalti jika pertandingan berakhir imbang.

"Kami menyatakan bahwa sebelum pertandingan, kedua tim sudah sepakat tidak akan ada adu penalti andaikata laga berakhir imbang," demikian pernyataan Fulham di X.

Málaga memiliki versi berbeda. Klub Spanyol itu menyatakan adu penalti memang sudah dijadwalkan untuk menentukan pemenang trofi.

Menurut Málaga, Fulham meninggalkan lapangan dengan alasan adu penalti tidak tercantum dalam kontrak pertandingan. Perbedaan pemahaman tersebut membuat kedua tim mengambil keputusan berbeda setelah peluit panjang.

Málaga tetap bersiap melakukan adu penalti. Eneko Jauregi kemudian maju sebagai penendang dan melepaskan bola ke arah gawang Fulham yang sudah kosong.

Bola masuk tanpa ada pemain Fulham yang menjaga gawang. Málaga kemudian merayakan eksekusi tersebut bersama para pemain dan pendukungnya serta mengklaim diri sebagai pemenang Trofeo Costa del Sol.

Dengan demikian, Málaga dinyatakan sebagai juara turnamen meski tidak ada adu penalti normal yang mempertemukan kedua tim. Trofi akhirnya ditentukan oleh satu tendangan penalti ke gawang kosong setelah Fulham meninggalkan lapangan.

Drama tersebut sebenarnya sudah memanas sebelum kedua tim meninggalkan lapangan. Pelatih Fulham Álvaro Arbeloa mendapat kartu merah setelah pertandingan karena memprotes keputusan wasit.

Pelatih asal Spanyol itu baru ditunjuk sebagai manajer Fulham pada Juli 2026 untuk menggantikan Marco Silva.

Pertandingan melawan Málaga menjadi salah satu laga terakhir Fulham dalam rangkaian persiapan menuju musim baru Premier League.

Bagi Málaga, laga tersebut juga merupakan pertandingan pemanasan terakhir sebelum memulai musim 2026/2027 LaLiga. Málaga dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada laga pembuka, 19 Agustus.

Namun, hasil 2-2 kini justru kalah ramai dibanding drama setelah peluit panjang. Alih-alih ditentukan melalui adu penalti, trofi Costa del Sol berakhir dengan penalti ke gawang kosong setelah Fulham meninggalkan lapangan.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads