Timnas Cape Verde bakal menantang Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Cape Verde, Pedro Brito atau yang biasa disapa Bubista, tak gentar menghadapi Argentina yang berstatus juara bertahan itu. Ia menyebut tim kecil juga memiliki mimpi.
"Kami berada di sini karena prestasi. Dalam tiga pertandingan terakhir, kami telah menunjukkan bahwa kami mampu bersaing di level tinggi. Kami tahu kualitas lawan kami, tetapi kami juga memiliki mimpi," ujar Bubista seperti dikutip dari detikSport, Jumat (3/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duel Argentina vs Cape Verde pada lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan digelar di Miami Stadium, AS pada Sabtu (4/7) pukul 05.00 WIB. Cape Verde menaruh hormat untuk tim raksasa macam Argentina, tapi ingatkan tim kecil juga bisa memberi kejutan.
Argentina tentu jadi unggulan dalam laga tersebut. Sang juara bertahan perkasa di fase grup dan belum terkalahkan.
Meski begitu, Cape Verde yang menjadi kontestan debutan di ajang sepakbola dunia itu juga sudah mencuri perhatian. Mereka mengoleksi tiga poin dari hasil imbang kontra Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
"Tim-tim yang disebut 'tim kecil' telah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level permainan yang sama dengan tim-tim yang disebut 'tim-tim superior'," kata Bubista.
Beberapa tim yang tidak dijagokan dalam Piala Dunia juga menarik perhatian publik. Paraguay mampu menang atas Jerman. Demikian juga Maroko yang bisa menyingkirkan Belanda. Maka, Cape Verde juga bertekad melanjutkan tinta emas dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
"Ini menunjukkan bahwa tim-tim kecil juga mampu menghadapi pertandingan-pertandingan yang paling menantang. Argentina akan menjadi lawan yang menantang bagi kami, tetapi kami juga ingin pertandingan itu menantang bagi mereka," pungkas Bubista.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)