detikBali

Barca Kalah dari Atletico Madrid, Kartu Merah Cubarsi Jadi Awal Kehancuran

Terpopuler Koleksi Pilihan

Barca Kalah dari Atletico Madrid, Kartu Merah Cubarsi Jadi Awal Kehancuran


Adhi Prasetya - detikBali

BARCELONA, SPAIN - APRIL 08: Referee Istvan Kovacs shows a red card to Pau Cubarsi of FC Barcelona following a VAR review after a challenge on Giuliano Simeone of Atletico de Madrid (not pictured) during the UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First Leg match between FC Barcelona and Club Atlético de Madrid at Camp Nou on April 08, 2026 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros - UEFA/UEFA via Getty Images)
Foto: Bek Barcelona Pau Cubarsi dikartu merah wasit. (UEFA via Getty Images/Alex Caparros - UEFA)
Barcelona -

Barcelona kalah dengan skor 0-2 dari Atletico Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions. Laga yang berlangsung di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari itu menjadi kehancuran bagi Barca setelah Pau Cubarsi dikartu merah.

Dilansir dari detikSport, Barcelona sejatinya tampil dominan di 40 menit awal babak pertama. Setidaknya sembilan tembakan mereka lepaskan, empat mengarah ke gawang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, petaka hadir saat Giuliano Simeone yang lepas dari penjagaan seusai menerima umpan terobosan lalu dijatuhkan Cubarsi. Berstatus sebagai bek terakhir, Cubarsi akhirnya diganjar kartu merah langsung oleh wasit Istvan Kovacs pada menit ke-44.

Atletico tak perlu menunggu lama untuk memimpin setelah Barca hanya bermain dengan 10 orang. Julian Alvarez langsung menuntaskan tendangan bebas yang bermula dari pelanggaran Cubarsi menjadi gol. Alexander Sorloth lalu menggandakan skor di menit ke-70 lewat crossing Matteo Ruggeri.

ADVERTISEMENT

Barcelona yang terus mencoba mengontrol permainan meski bermain dengan 10 orang mengakhiri laga dengan 18 percobaan, tiga kali lipat dari milik Atletico. Namun, upaya itu tetap tak cukup untuk mencetak gol.

"Sebelas lawan sebelas, kami bermain bagus, mengendalikan permainan. Kartu merah mengubah segalanya. Anda bisa tahu tim dengan level seperti ini," ujar bek Gerard Martin seusai laga.

"Kami memiliki cukup banyak peluang, tetapi belum berhasil mencetak gol. Mereka tidak memiliki banyak peluang, namun lebih klinis dalam memanfaatkan peluang mereka," terang Martin.

"Kami kecewa dengan jalannya pertandingan. Kami tahu kami bisa pergi ke sana (Madrid) dan membalikkan keadaan," tegas Martin.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tak yakin keputusan wasit sudah tepat untuk mengusir Cubarsi.

"Saya tidak tahu, itu bisa jadi kartu merah atau mungkin tidak. Saya tidak yakin apakah dia (Cubarsi) cukup menyentuhnya. Bola berada di belakang (Simeone)," ujar pelatih asal Jerman itu.

Kekalahan ini membuat Barca wajib menang dengan selisih minimal tiga gol saat gantian bertamu ke Madrid pekan depan.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads