Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin tiba di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (18/10/2026) sore. Besok, Sjafrie dijadwalkan meninjau lokasi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 929/Meo Matane Mutis (MMM) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Kedatangan Sjafrie disambut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT di Base Ops Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) El Tari Kupang.
Laka Lena menyebut kunjungan Menhan menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov NTT, dan jajaran TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung pembangunan wilayah, memperkuat pertahanan, serta menjaga stabilitas keamanan di NTT sebagai provinsi perbatasan yang memiliki posisi strategis di kawasan selatan Indonesia.
"NTT membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI. Kita ingin pembangunan wilayah berjalan semakin baik, keamanan tetap terjaga, dan kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," terang Laka Lena dalam siaran pers yang diterima detikBali, Minggu (18/10/2026).
Laka Lena menegaskan pembangunan pertahanan dan keamanan harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pemerataan kesejahteraan.
Dia menekankan pembangunan di NTT tidak hanya berorientasi pada penguatan infrastruktur dan pertahanan. Pembangunan juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui terbukanya akses pelayanan dasar dan meningkatnya aktivitas ekonomi.
"Keberadaan satuan Teritorial Pembangunan diharapkan dapat mendukung penguatan pertahanan sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pembangunan wilayah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing pihak," katanya.
Menurut Laka Lena, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting untuk mendorong investasi, memperlancar aktivitas ekonomi, memperkuat konektivitas antardaerah, serta mempercepat pembangunan hingga ke pedesaan dan wilayah perbatasan.
Pemprov NTT berharap kunjungan Menhan dapat semakin memperkuat komunikasi lintas sektor sehingga program pembangunan pemerintah pusat dan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
"Sehingga program pembangunan pusat dan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat NTT," tukas dia.
Untuk diketahui, Sjafrie disambut Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni, Kapolda NTT Irjen Reza Arief Dewanto, Dankodaeral VII Kupang Laksda TNI Joni Sudianto, dan Danlanud El Tari Marsma TNI Somad.