Pencarian Veronica Beatrix Jessica (23), korban tenggelamnya kapal pinisi Feronia di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum membuahkan hasil hingga hari kelima, Sabtu (17/10/2026). Sebanyak 19 kapal, termasuk kapal perang KRI Pulau Fani-731, dikerahkan untuk mencari korban dan bangkai kapal.
Tim SAR gabungan juga mengerahkan sonar, drone bawah air, dan peralatan Remotely Operated Vehicle (ROV). Namun, pencarian hingga pukul 18.00 Wita hanya menemukan sebuah pelampung (life jacket) yang diduga milik Feronia.
"Hingga pukul 18.00 Wita, upaya pencarian melalui penyisiran permukaan laut, pemeriksaan menggunakan sonar multibeam, side scan sonar, serta ROV milik PT Famindo belum membuahkan hasil dalam menemukan korban," kata Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Maumere, Ruslan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komando Armada (Koarmada) II TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Pulau Fani-731 untuk mendeteksi bangkai kapal dan mencari Jessica yang masih hilang. Kapal perang tersebut menggunakan sonar SIMET 7123 MK II untuk memindai dasar laut hingga kedalaman hampir 100 meter.
"Fokus utama kami melakukan pendeteksian KM Feronia yang tenggelam di dasar laut serta membantu pencarian satu korban yang saat ini masih dinyatakan hilang," kata Komandan KRI Pulau Fani-731, Letkol Laut (P) Indra Julia Purnomo, Sabtu (17/10/2026).
Pencarian dilakukan di sejumlah titik, termasuk perairan antara Pulau Tatawa Besar dan Pulau Siaba Besar, perairan timur Pulau Siaba Besar, hingga utara Pulau Rinca. Tim juga menggunakan ROV untuk memeriksa dasar laut di antara Pulau Tatawa Kecil dan Batu Bolong.
Pemeriksaan sonar multibeam dilakukan pada kedalaman sekitar 47-100 meter, sedangkan side scan sonar dan ROV menjangkau kedalaman sekitar 80 meter. Namun, hasil pemeriksaan belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan bangkai kapal maupun korban.
"Perairan Batu Bolong yang dikenal memiliki arus bawah yang sangat kuat dan topografi dasar laut yang sangat kompleks," ungkap Indra.
Tim SAR gabungan membagi personel ke dalam sembilan Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir permukaan laut. Penyisiran juga dilakukan menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat bersama keluarga korban di sekitar Pulau Padar Utara, Pulau Serai, dan Pulau Mawan.
Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (18/10/2026), memasuki hari keenam. Operasi dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh jika tidak ada tanda-tanda korban ditemukan.
"Kami akan terus melaksanakan upaya pencarian secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan material selama pelaksanaan operasi SAR serta dapat membuahkan hasil," tandas Indra.
Jessica merupakan ahli selam (dive master) asal Jakarta yang bekerja di perusahaan penyelaman Dive Tribe di Labuan Bajo. Dia menjadi instruktur penyelaman bagi puluhan wisatawan di kapal Feronia yang tenggelam di Batu Bolong pada Selasa (13/10/2026).
Jessica diduga terjebak di dalam toilet saat kapal diterjang arus kuat.
Kapal tersebut mengangkut 30 orang, terdiri atas 25 penumpang dan lima kru, termasuk nakhoda. Sebanyak 24 penumpang dan lima kru berhasil dievakuasi dengan selamat ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Dari total penumpang, 21 orang merupakan warga negara asing (WNA) yang berasal dari Spanyol, Australia, Austria, Amerika Serikat, China, dan negara lainnya.