Eks Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen (Purn) Hadi Gunawan, resmi mendaftar sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB dengan mengantongi 11 dukungan. Hadi didampingi 10 ketua DPC Partai Demokrat mendaftar langsung ke kantor DPD Partai Demokrat NTB pada Kamis (15/10/2026).
Pendaftaran tersebut dilakukan sehari menjelang Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Demokrat NTB yang dijadwalkan digelar di Mataram pada Jumat (16/10). Selain dukungan dari 10 DPC tersebut, Hadi juga mendapat dukungan dari Plt DPD Demokrat NTB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun sepuluh DPC yang memberikan dukungan untuk Hadi Gunawan meliputi Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.
Ketua Tim Pemenangan Hadi Gunawan, Saiful Hadi, optimistis purnawirawan jenderal polisi itu bisa menakhodai Partai Demokrat NTB periode mendatang. Saiful menilai sosok Hadi Gunawan dapat diterima oleh masyarakat NTB berkat pengalaman panjang di kepolisian serta memiliki jaringan luas.
"Intinya, beliau merupakan kader Demokrat yang sangat mumpuni," ujar Saiful dalam keterangannya, Kamis.
Sebelum menjadi Kapolda NTB, Hadi Gunawan tercatat pernah mengemban sejumlah penugasan strategis. Termasuk di Polres Madiun Kota, Polda Jawa Timur, hingga berkecimpung di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Polri sebagai Kasubbagrenstra Bagren Rojianstra SSDM Polri.
Meski Hadi memperoleh dukungan mayoritas, Saiful menyebut bursa pencalonan ini juga diramaikan oleh Gema Ahmad Muzakkir yang mengantongi dukungan dari dua DPC dan satu organisasi sayap partai. Berkas pendaftaran Gema juga telah diterima dan dinyatakan lengkap secara administrasi.
Saiful mengaku tak mempermasalahkan kompetisi yang ada. Ia menilai seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama secara demokratis selama memenuhi persyaratan yang ditentukan panitia Musdalub.
Diketahui, Musdalub Partai Demokrat NTB akan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron. Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengikuti agenda tersebut secara daring.