Kelompok Houthi melancarkan lebih dari 20 serangan ke sejumlah bandara di Arab Saudi sejak awal Oktober. Rentetan serangan tersebut menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai ratusan lainnya.
Serangan Houthi juga menyebabkan kerusakan properti dan mengganggu lalu lintas penerbangan di sejumlah bandara Saudi. Sedikitnya lima bandara, sebagian besar merupakan bandara sipil, menjadi sasaran serangan sejak 5 Oktober lalu.
Serangan paling mematikan terjadi pada akhir pekan lalu. Rudal yang diluncurkan kelompok yang bermarkas di Yaman itu menghantam gedung terminal di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serangan Houthi terhadap Kerajaan telah meningkat sejak awal Oktober, menyusul eskalasi yang dilakukan oleh kelompok yang berafiliasi dengan Iran itu terhadap Arab Saudi sejak Juli," kata juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, dilansir dari detikNews, Jumat (16/10/2026).
"Bandara Internasional King Khalid di Riyadh telah menjadi sasaran dalam 20 serangan Houthi sejak awal Oktober," sebut Al-Maliki.
"Sedikitnya 17 orang tewas dan 333 orang lainnya luka-luka dalam serangan-serangan terhadap bandara tersebut, antara 7 hingga 11 Oktober," ucapnya.
"Dua orang juga tewas dan 28 orang lainnya luka-luka dalam serangan terhadap Bandara Internasional Abha di wilayah Asir, bagian barat daya (Saudi)," tambah Al-Maliki.
Selain Bandara Internasional King Khalid dan Bandara Internasional Abha, serangan Houthi juga menyasar Bandara Internasional King Abdullah di wilayah Jazan, Saudi bagian barat daya.
Data koalisi pimpinan Saudi menyebutkan sebanyak tiga orang mengalami luka-luka akibat serangan terhadap bandara tersebut.
Bandara Internasional King Fahd di Dammam juga menjadi target serangan Houthi. Namun, serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Rentetan serangan Houthi semakin meningkat dalam beberapa waktu terakhir setelah koalisi pimpinan Saudi terlibat dalam operasi militer pasukan pemerintah Yaman untuk memerangi Houthi.
Pasukan koalisi Saudi memberikan dukungan udara dengan menggempur target-target Houthi di wilayah Yaman.