detikBali

524 Personel Gabungan Amankan Pilkades Serentak di Manggarai Barat

Terpopuler Koleksi Pilihan

524 Personel Gabungan Amankan Pilkades Serentak di Manggarai Barat


Ambrosius Ardin - detikBali

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menyalami para personel saat apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Manggarai Barat, Minggu (27/9/2026). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menyalami para personel saat apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Manggarai Barat, Minggu (27/9/2026). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Sebanyak 524 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ratusan personel gabungan itu terdiri dari unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah.

"Rincian personel pengamanan tersebut terdiri atas 87 personel pengaman TPS, 29 personel deteksi dini dan patroli, serta 12 personel perwira pengamat wilayah dari internal Polres Manggarai Barat," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang saat memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Manggarai Barat, Minggu (27/9/2026) sore.

"Kami mendapatkan dukungan BKO sebanyak 50 personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT dan 70 personel TNI dari Kodim 1630/Manggarai Barat, serta didampingi 276 personel Satuan Linmas di tiap desa," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Personel gabungan itu disebar ke 138 tempat pemungutan suara (TPS) di 64 desa yang melaksanakan Pilkades Serentak. Adapun, pemungutan suara akan berlangsung pada 29 September mendatang.

ADVERTISEMENT

Christian mengingatkan para personel Polres Manggarai Barat untuk menjaga independensi dan profesionalisme saat bertugas. Ia melarang keras keterlibatan atau bentuk dukungan terselubung kepada kandidat yang bertarung dalam Pilkades.

"Tugas utama kita adalah menjamin seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, lancar, dan demokratis," tegas Christian.

Christian juga meminta jajarannya untuk segera memetakan karakteristik medan dan tidak meremehkan potensi dinamika di lapangan. Selain TPS, pengamanan juga mencakup seluruh jalur distribusi logistik Pilkades, terutama surat dan kotak suara.

"Lakukan komunikasi dan sinergi yang harmonis dengan Panitia Pemilihan Desa, KPPS, Linmas, TNI, serta para tokoh masyarakat, agama, dan adat setempat," kata Christian.

"Pengawalan kotak dan surat suara hingga tiba di TPS adalah hal mutlak yang harus dipastikan keamanannya. Seluruh petugas wajib mengantisipasi segala bentuk potensi provokasi di lapangan," pungkasnya.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads