Kebakaran lahan menghanguskan lapangan bola dan kebun warga di Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, sekitar pukul 11.25 Wita, Kamis (24/9/2026).
Warga yang hendak melintas terpapar asap dan aktivitas kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah sempat terganggu. Guru dan murid terlihat keluar dari ruangan kelas dan ikut menonton api yang kian membesar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ima, pejalan kaki yang melintas di jalan dekat lapangan bola mengira ada hujan yang di siang bolong itu. Padahal, terjadi kebakaran di lapangan hingga menjalar ke kebun mente warga.
"Dengar macam hujan turun. Ini Lapangan Bola Weri. Cepat sekali karena angin besar," kata Ima saat diwawancarai di lokasi, Kamis.
Sementara, Ruth Daton, pegawai Telkomsel yang hendak memasang jaringan IndiHome di dekat lapangan kaget malah melihat api menjalar begitu cepat di lapangan.
"Apinya dari tengah,(lapangan)," ujarnya.
Pegawai Telkomsel lain, Dede BM, yang melihat api menjalar begitu cepat langsung menelepon call center pemadam kebakaran di Flores Timur. Tak lama berselang, Satpol PP bersama 10 orang tim dengan dua mobil pemadam kebakaran terjun ke lokasi untuk memadamkan api.
"Pegawai Telkomsel lihat api dari tengah tiba-tiba dia bel saya. Lalu langsung ke call center. Lalu Pol PP bidang pemadam kebakaran turun kerja sudah selesai," ujar petugas pemadam kebakaran, Syafrudin Ruing.
Pantauan detikBali, api menjalar begitu cepat, suasana di jalan negara Trans Weri dipadati asap. Warga berbondong-bondong menonton pemadaman api oleh Satpol PP. Tampak guru dan siswa SD Weri yang dekat dengan lokasi kebakaran juga sempat menonton upaya pemadaman oleh petugas.