detikBali

Pendakian Gunung Rinjani via Torean Ditutup Imbas Karhutla

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pendakian Gunung Rinjani via Torean Ditutup Imbas Karhutla


Sanusi Ardi - detikBali

Proses evakuasi jenazah pendaki Malaysia meninggal terjatuh di jalur Torean, Gunung Rinjani, Lombok, NTB, Minggu (4/5/2025).
Jalur pendakian Gunung Rinjani via Torean. (Foto: dok. SAR Mataram)
Lombok Timur -

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup sementara jalur pendakian Gunung Rinjani via Torean, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penutupan dilakukan menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut.

Penutupan jalur pendakian ini dilakukan akibat kebakaran yang terjadi di Bukit Setampol, Resort Torean. Penutupan sementara jalur tersebut mulai berlaku hari ini, Selasa (22/9/2026), pukul 18.50 Wita.

Penutupan tersebut resmi dikeluarkan Balai TNGR melalui surat pengumuman Nomor: PG.6/T.39/TU/KSA.04.01/B/09/2026 tentang Penutupan Sementara Jalur Wisata Pendakian Torean TNGR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jalur wisata Pendakian Torean di Kabupaten Lombok Utara ditutup sementara, sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut yang akan disampaikan kemudian," jelas Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan melalui siaran pers yang diterima detikBali, Rabu (23/9/2026).

ADVERTISEMENT

Selama penutupan, TNGR bersama pihak terkait akan berkoordinasi dalam upaya pemadaman api. Tim pemadam dari Manggala Agni dan masyarakat peduli api (MPA) telah dikerahkan untuk melakukan asesmen kondisi di lokasi terjadinya karhutla tersebut.

"Tim melakukan pemadaman awal kebakaran hutan bersama dengan melibatkan anggota Manggala Agni dan MPA sekaligus melakukan penilaian terhadap tingkat dan luasan kebakaran di lokasi kejadian," terang Budhy.

Para pengunjung diimbau tidak melewati jalur pendakian Torean. Pendaki yang masih berada di atas juga akan diarahkan untuk tidak melewati jalur Torean saat turun.

"Bagi pendaki yang sedang melakukan aktivitas pendakian dan memilih jalur wisata pendakian Torean sebagai pintu keluar agar dapat mengalihkan melalui jalur wisata pendakian Sembalun atau Senaru sesuai arahan petugas di lapangan," imbuh Budhy.

Sementara itu, calon pendaki yang telah memiliki tiket masuk maupun keluar melalui jalur Torean mulai hari ini diharapkan melakukan penjadwalan ulang. Jalur tersebut akan dibuka kembali setelah penanganan karhutla berhasil dilakukan.

"Status pembukaan kembali jalur pendakian via Torean, selanjutnya ditetapkan dengan memperhatikan hasil evaluasi penanganan kebakaran hutan di Bukit Setampol," terang Budhy.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads