Sebuah kapal pinisi yang membawa wisatawan mancanegara tenggelam di perairan Pulau Seture, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/9/2026) pagi. Kecelakaan pinisi bernama Yukai itu akibat menabrak karang dangkal.
"Kandas menabrak batu mandi (karang dangkal)," ungkap Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke pelabuhan Marina Labuan Bajo. Mereka dievakuasi menggunakan Sea Rider KSOP Labuan Bajo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penumpang aman semua sudah dievakuasi," ujar Stephanus.
Sementara kapal tersebut sedang ditarik ke Pulau terdekat untuk diapungkan. "Kapal tidak tenggelam, sekarang proses ditarik untuk dilandaskan di Pulau Kelapa dan diapungkan," kata Stephanus.
Ada Kelalaian Nakhoda
Ia mengatakan kecelakaan itu diduga akibat kesalahan nakhoda memperhatikan keberadaan karang di lokasi kejadian. "Yang dugaan sekarang murni kesalahan nahkoda dalam bernavigasi olah gerak, tidak memperhatikan adanya karang timbul sehingga kapal kandas," kata Stephanus
Kecelakaan itu terjadi saatpinisi tersebut dalam perjalanan dari pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan tujuan Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo. Baru sekitar 15 menit berlayar, kapal itu menabrak karang.
"Ketika kapal akan bergerak menuju pulau Bidadari sekitar 15 menit berlayar kapal tiba-tiba menabrak batu/taka. Sekitar satu menit kapal langsung miring ke kanan," jelas Stephanus.
Beruntung ada kapal wisata lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Mereka dievakuasi menggunakan sekoci ke kapal bernama Alfatran tersebut.
"Penumpang yang ada dalam kabin di arahkan ke luar dari kabin untuk di evakuasi ke kapal terdekat yang ada di sekitar menggunakan skoci kapal menujuh kapal Alfatran yg ada di dekat tempat kejadian sambil menunggu tim evakuasi dari pelabuhan Labuan Bajo," terang Stephanus.
Seluruh penumpang dan kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat ke pelabuhan Marina Labuan Bajo. "Penumpang dan kru kondisi selamat dan dievakuasi oleh kapal Alfatran dan searider KSOP menuju dermaga marina Waterfront Labuan Bajo," ujar Stephanus.
Angkut 13 Turis
Kapal wisata itu membawa tujuh turis asing dan enam wisatawan nusantara. Terdapat enam kru kapal termasuk nakhoda.
"Total 13 orang penumpang sesuai manifest," ujar Stephanus.
Diberitakan sebelumnya, pinisi yang tenggelam itu mengangkut turis asing. Dalam video yang dilihat detikBali, posisi kapal terlihat miring. Ada sekitar 10 sekoci di sekitar kapal yang datang menolong korban.
Sejumlah wisatawan mancanegara terlihat sudah berada di atas sekoci-sekoci tersebut. Sementara kru kapal melempar koper-koper milik wisatawan ke sekoci.