Operasional penerbangan di Bandara Gewayantana Larantuka, Flores Timur, ditutup sementara imbas erupsi Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), hari ini. Ratusan penumpang terdampak penutupan penerbangan di bandara tersebut.
Kepala Bandara Gewayantana Larantuka, Puguh Lukito, mengungkapkan penutupan dilakukan lantaran ruang udara di kawasan bandara terdampak sebaran abu vulkanik. Puguh mengatakan sebanyak 102 penumpang gagal terbang akibat penutupan operasional penerbangan tersebut.
"Data ASHTAM terkini Lewotolok pagi ini, wilayah udara Larantuka terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok," kata Puguh saat dikonfirmasi detikBali, Sabtu (12/9/2026).
Puguh merinci ratusan penumpang yang gagal terbang tersebut terdiri dari rute Kupang-Larantuka sebanyak 48 penumpang. Kemudian, rute penerbangan Larantuka-Kupang sebanyak 54 penumpang.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, mengungkapkan Gunung Ile Lewotolok kembali erupsi pagi ini pukul 10.18 Wita. Menurutnya, gunung tersebut memuntahkan kolom abu 700 meter di atas puncak.
Simak Video "Video: Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Dilarang Beraktivitas di Radius 5 Km"
(iws/iws)