Aliran lava Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah masuk ke area kampung lama Lewohala di Kecamatan Ile Ape Timur. Lava mengalir melalui jalur seperti kali di sebelah timur rumah adat yang menjadi situs budaya warga.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Ile Ape Timur, Yos Deke, mengatakan aliran lava memang sudah masuk ke area sekitar kampung lama atau rumah adat Lewohala.
"Aliran lava sudah masuk kampung lama tetapi dia (lava) ikut jalurnya semacam kali di sebelah timur kampung lama (Lewohala)," Yos dikonfirmasi detikBali, Rabu (9/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampung lama Lewohala merupakan situs budaya warga yang setiap tahun menjadi lokasi ritual pesta kacang. Aliran lava yang kian mendekat tersebut dapat mengancam situs budaya itu.
Sementara itu, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok (PGA), Yeremias Kristanto, mengatakan lava yang keluar dari kawah akan mengalami proses pendinginan secara bertahap.
"Bagian permukaan terlebih dahulu membeku membentuk kerak, sementara bagian dalam masih dapat mempertahankan suhu tinggi," ujar Yeremias.
Yeremias mengatakan panas akan terus dilepaskan seiring waktu hingga seluruh aliran lava mengeras dan menjadi batuan vulkanik.
"Proses ini merupakan bagian alami dari aktivitas gunung api," tandasnya.
Gunung Ile Lewotolok kembali erupsi siang ini pukul 14.49 Wita. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi kurang lebih 1 menit 20 detik," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Syawaludin, siang ini.