Gempa bermagnitudo 4,4 kembali mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), hari ini pukul 18:40:05 Wita. Gempa susulan ini terasa di Manggarai hingga Manggarai Barat. Warga pun berhamburan keluar rumah.
"Kami lari berhamburan ke jalan semua," ujar Helmi, warga Manggarai Barat, Senin (7/9/2026).
Dia dan sejumlah warga satu kampung berlarian ke luar rumah saat gempa terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tektonik ini memiliki parameter magnitudo 4,4 dengan kedalaman 9 kilometer. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,20° LS; 120,37° BT, atau tepatnya berlokasi di laut, 47 km utara Ruteng-Manggarai, NTT.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jelas Arief, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust).
Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan gempa bumi M 7,7 di Flores pada 15 Agustus lalu. Hingga hari ini pukul 18:00 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 13.318 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M 6,2.
(dpw/dpw)