Sebuah rumah di daerah transmigrasi Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), ludes terbakar malam ini. Warga melakukan pemadaman api secara mandiri.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 21.3 Wita, Jumat (4/9/2026). Kebakaran diduga terjadi akibat ledakan gas atau percikan api dari pekarangan rumah warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyebabnya ada dua kemungkinan dari pekarangan atau dari ledakan tabung gas itu belum pasti. Karena menurut keterangan pemilik rumah apinya berasal dari dapur," terang Radius, salah seorang warga Desa Jeringo, kepada detikBali, Jumat malam.
Radius menerangkan, rumah tersebut berada di blok 10. Rumah ini merupakan bantuan dari pemerintah pada program transmigrasi. Saat kejadian, Radius berujar, pemilik rumah telah tertidur. Api tiba-tiba muncul dan pemilik rumah rumah berteriak meminta pertolongan.
"Pemilik rumah sudah tidur. Kebetulan warga sedang kumpul di satu tempat ada musyawarah. Kami tiba-tiba mendengar ada teriakan minta tolong dari pemilik rumah yang terbakar," jelas Radius.
Mendengar teriakan tersebut, warga kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan. Mereka berjibaku melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan alat seadanya.
"Karena panik jadi tidak ada yang sempat kepikiran untuk menelpon petugas pemadam. Apinya masih sampai sekarang tapi sudah kecil," imbuh Radius.
Menurut Radius, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. "Kalau korban tidak ada. Kerugian juga belum dihitung," kata Radius.