Truk yang membawa 11 orang, kerbau, dan tiga kuda terbalik saat rombongan pulang dari urusan adat.
Petaka menimpa rombongan warga yang baru pulang dari urusan adat di Sumba Tengah. Truk jungkit yang mereka tumpangi terbalik di Jalan Raya Kampung Modu, Desa Ubu Raya, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.30 Wita. Satu orang tewas dalam kecelakaan itu.
"Satu orang meninggal, tiga luka berat dan tujuh orang luka ringan," ujar Kasatlantas Polres Sumba Barat AKP I Wayan Suardika, Kamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan Pulang dari Urusan Adat
Suardika menjelaskan kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi ED 8020 DA yang dikemudikan Hamri Rauta Hameru (24) melaju dari arah Sumba Tengah menuju Tanah Ringu bersama rombongan.
Rombongan tersebut baru pulang setelah menghadiri urusan adat di Sumba Tengah. Selain mengangkut 11 orang, truk itu juga membawa seekor kerbau dan tiga ekor kuda. Mereka melaju beriringan dengan mobil pikap yang membawa rombongan lainnya.
Truk Diduga Rem Blong
Petaka terjadi saat truk tiba di lokasi kejadian. Truk diduga mengalami rem blong hingga nyaris menabrak pikap yang berada di depannya.
Hamri yang kehilangan kendali kemudian membuat truk terbalik di sisi kanan jalan. Kecelakaan itu mengakibatkan satu penumpang bernama Stepanus Luju Wara tewas di lokasi.
Seekor kerbau yang diangkut truk juga mati. Sementara itu, 10 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Waikabubak serta Rumah Sakit Kristen Lende Moripa.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Polisi telah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena sopir kurang berhati-hati dan truk mengalami rem blong.
"Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP diduga sopirnya kurang berhati-hati dan rem blong sehingga terjadi kecelakaan," jelas Suardika.