detikBali

Pria Ditemukan Tewas di Rental Mobil Mataram

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Ditemukan Tewas di Rental Mobil Mataram


Abdurrasyid Efendi - detikBali

Petugas melakukan olah TKP terhadap seorang pria yang ditemukan tewas di tempat rental mobil di Mataram, Kamis (3/9/2026). (Foto : Dok Polresta Mataram).
Foto: Petugas melakukan olah TKP terhadap seorang pria yang ditemukan tewas di tempat rental mobil di Mataram, Kamis (3/9/2026). (Dok. Polresta Mataram)
Mataram -

Pria bernama Wahyudi Prabowo ditemukan tewas di tempat rental mobil, di Jalan Jendral Sudirman, Lingkungan Rembiga Timur, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (3/9/2026). Korban merupakan warga Komplek Kehutanan, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Kapolsek Selaparang, Iptu Zulharman Lutfi, mengatakan korban ditemukan tak bernyawa di area One Premium Car. Korban pertama kali ditemukan seorang juru parkir (jukir) yang berada di sekitar kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya tadi pagi. Saat itu, jukir itu melihat korban dalam posisi tergeletak di depan ruang tunggu One Car Premium," kata Zulharman.

Jukir tersebut tidak mengetahui kondisi korban. Dia lantas memanggil petugas pengelola tempat. Petugas pengelola kemudian memastikan kondisi korban dengan meminta bantuan petugas puskesmas untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.

ADVERTISEMENT

"Setelah diperiksa di TKP, korban diketahui sudah tidak bernyawa," ucap dia.

Dari keterangan yang dihimpun polisi, sebelum ditemukan tergeletak, korban sempat berkomunikasi dengan juru parkir beberapa saat sebelumnya. Setelah itu, juru parkir kembali melanjutkan pekerjaannya.

"Tidak lama, korban kembali terlihat oleh juru parkir dalam posisi terlentang di depan ruang tunggu," beber Zulharman.

Polisi mendatangi lokasi setelah menerima informasi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, korban sebelumnya diketahui dalam kondisi kurang sehat.

"Kami langsung menghubungi pihak keluarga. Berdasarkan keterangannya, korban memang dalam keadaan kurang sehat," kata Zulharman.

Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi. "Dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tandas dia.



(hsa/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads