Sebanyak 21 jabatan eselon II hingga eselon IV di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini masih lowong. DPRD NTB mendesak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) segera mengisi jabatan lowong tersebut.
Ketua Komisi I DPRD NTB, Moh Akri, mengatakan banyaknya jabatan lowong tersebut harus segera diisi belum ada organisasi perangkat daerah (OPD) di NTB yang mencapai target kinerja di atas 90 persen. Salah satunya posisi direktur Rumah Sakit (RS) HL Manambai Abdulkadir.
"Itu juga Direktur RS Manambai lowong. Karena dapat grade B, jadi dia harus eselon II B. Maka yang dibutuhkan sekarang eselon II itu dua orang, termasuk jabatan kepala Bapenda NTB yang ditinggalkan oleh almarhum Lalu Herman Mahaputra alias dr Jack," kata Akri, Senin (31/8/2026).
Akri membeberkan 21 jabatan lowong itu terdiri dari eselon II sebanyak 2 orang, eselon III 11 orang, dan eselon IV 8 orang. Menurutnya, 11 jabatan eselon III yang lowong tersebar di hampir seluruh OPD Pemprov NTB hingga tingkat kepala sekolah.
"Kami minta nanti semua jabatan lowong ini harus segera diisi sesuai dengan proporsionalitas," imbuhnya.
Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"
(iws/iws)