detikBali

Bantu Korban Gempa NTT, Pemkot Bima Kirim Relawan, Logistik, dan Kendaraan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bantu Korban Gempa NTT, Pemkot Bima Kirim Relawan, Logistik, dan Kendaraan


Sui Suadnyana, Rafiin - detikBali

Pelepasan relawan dan armada kemanusiaan yang dikirim Pemkot Bima, NTB, untuk membantu korban gempa di Pulau Flores, NTT, Jumat (28/8/2026). (Rafiin/detikBali)
Foto: Pelepasan relawan dan armada kemanusiaan yang dikirim Pemkot Bima, NTB, untuk membantu korban gempa di Pulau Flores, NTT, Jumat (28/8/2026). (Rafiin/detikBali)
Bima -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengirim bantuan untuk korban korban gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dikirim adalah relawan bencana, tenaga kesehatan (nakes), berbagai logistik hingga kendaraan off-road.

Pengiriman bantuan logistik dan tim relawan kemanusiaan dilepas Wali Kota Bima, A Rahman (Aji Man), di halaman kantor Pemkot Bima, Jumat (28/8/2026).

"Selamat menjalankan tugas kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita di NTT. Kita juga pernah terkena bencana banjir bandang 2016 lalu. Karena itu, makin besar dukungan kita untuk mereka," ucap Aji Man.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aji Man mengapresiasi para relawan bencana dan nakes karena memilih bergabung ke tim kemanusiaan membantu korban gempa NTT. Terlebih, mereka bersedia meninggalkan keluarga dan pekerjaannya masing-masing.

ADVERTISEMENT

"Saya minta kepada seluruh tim untuk bekerja ikhlas, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan. Tetap bangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait selama berada di lokasi. Pastikan bantuan yang dibawa tepat sasaran," pinta Aji Man.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, A Faruk, mengatakan pengiriman bantuan logistik dan relawan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian masyarakat dan Pemkot Bima terhadap warga NTT yang terdampak bencana gempa.

"Langkah ini bagian dari kepedulian masyarakat dan Pemkot Bima terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa," terang Faruk.

Pemkot Bima, tutur Faruk, mengirim bantuan kebutuhan logistik meliputi 5 ton beras, 400 dus mi siap saji, minyak goreng, terpal, selimut, tikar, perlengkapan mandi cuci kakus (MCK), kebutuhan anak-anak, dan obat-obatan. Total nilai bantuan logistik mencapai Rp 250 juta.

Tidak cuma itu, tercatat ada 20 nakes dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bima dikirim untuk membantu pelayanan kesehatan di beberapa wilayah terdampak gempa. Tiga personel Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima juga dikirim untuk memetakan wilayah yang belum tersentuh bantuan.

"Tim kemanusiaan ini diberi tugas di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Tengah, Reo, Kabupaten Nagekeo, Kecamatan Mbay, Elar dan Leda," jelas Faruk.

Pemkot Bima bersama komunitas kendaraan Off-Road Federation (IOF) juga mengerahkan 10 kendaraan ke lokasi gempa untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses. 10 kendaraan yang dikirim terdiri atas dua kendaraan BPBD, lima dari IOF, dua dari Dinkes, dan satu kendaraan pendukung.

"Kami harapkan bantuan medis, logistik dan armada yang dikirim ini bisa membantu proses pemulihan pasca gempa NTT," terang Faruk.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads